Kali ini saya akan membahas mengenai olahan indonesia khususnya di daerah padang. Apa dia? bukan nasi padang, tapi ayam bumbu kelapa khas padang yang lezat.

Apa sih bedanya ayam buambu kelapa biasa dengan ayam bumbu kelapa khas padang. Tenatunya karena proses dan bahan yang digunakan sedikit berbeda. Olahan padang memang olahan yang lezat dan banyak digemari banyak orang.

Siapa sih yang nggak tau ayam bumbu kelapa mungkin banyak yang tau tapi sayayakin masih banyak yang belum mengerti mengenai ayam bumbu kelapa khas padang. Berikut ini beberapa resep ayam bumbu kelapa khas pada yang bisa anda coba dirumah.

Beberapa Resep Ayam Bumbu Kelapa Khas Padang

1. Ayam Goreng Lengkuas Padang

ayam bumbu kelapa khas padang

Bahan yang Perlu Disiapkan :

  • 1/2 kg Ayam
  • Secukupnya Air
  • Secukupnya Garam

Bahan untuk Bumbu Halus :

  • 1 bh Serai
  • 10 btr Bawang Merah
  • 5 btr Bawang Putih
  • 2 bh Kemiri
  • 5 ruas Lengkuas
  • 1/2 sdt bubuk kunyit
  • 1/2 sdt Ketumbar

Langkah untuk Membuat Ayam Goreng Lengkuas Padang :

  1. Cuci bersih ayam, dan haluskan bumbu, campurkan merata bumbu ke ayam dan tunggu sampai satu jam
  2. Ungkep ayam dan koreksi rasa, tunggu sampai ayam empuk dan air menyusut kemudian tiriskan
  3. Ayam bisa disimpan didalam kulkas dan juga bisa langsung di goreng, goreng sampai kering dan matang kecoklatan yah ūüėĀ
  4. Ayam Goreng Padang Bumbu Lengkuas

2. Ayam Goreng Khas Padang

ayam bumbu kelapa khas padang

Bahan yang Diperlikan :

  • 1 ekor (potong 12)Ayam
  • 5 lembar Daun jeruk
  • 2 lembar Daun salam
  • 1 batang Serai, memarkan
  • 75 grm Lengkuas, parut
  • 3 sdm Air perasan jeruk nipis

Bahan untuk Bumbu Halus :

  • 10 siung Bawang putih
  • 2 ruas jari Jahe
  • 1 ruas jari Kunyit
  • 5 butir Kemiri
  • secukupnya Garam

Langkah untuk Membuat Ayam Goreng Khas Padang :

  1. Cuci bersih ayam, kemudian lumuri dengan air jeruk nipis dan garam secukupnya. Diamkan sekitar 15 menit dan cuci lagi.
  2. Campur ayam dengan bumbu halus, lengkuas parut dan daun-daun kemudian rebus dengan air secukupnya.
  3. Rebus ayam sampai empuk dan airnya mengering. Langkah ini cukup dengan menggunakan api sedang saja.
  4. Panaskan minyak dalam wajan kemudian goreng ayam sampai berwarna kecoklatan.Angkat dan tiriskan.
  5. Kemudian goreng semua sisa bumbu rebusan tadi sampai kering dan berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
  6. Ayam goreng siap dinikmati dengan bumbunya.

Cara untuk Memilih Daging Ayam yang Baik untuk Dikonsumsi

1. Perhatikan Warna Ayam

Karkas ayam utuh yang bagus memiliki warna putih dengan semburat merah muda. Hindari  ayam yang berwarna pucat hingga kebiruan. Hindari pula ayam yang warnanya mengilap karena bisa jadi diberi formalin.

2. Rasakan Tekstur Kulit Ayam

Cara mengetes ayam yang tidak berformalin atau mengandung bahan kimia lainnya adalah dengan menyentuh dan mengusap sedikit kulitnya. Perhatikan apakah ada tekstur bertepung atau berpasir. Jika menemukan ayam dengan tekstur seperti ini, sebaiknya anda tidak membelinya karena berarti ayam diberi bahan kimia. Tekstur bertepung itu adalah sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas.

3. Ada Tidak Adanya Lalat yang Hinggap

Lalat memang binatang yang dihindari karena membawa bibit penyakit. Namun, soal ini, lalat justru bisa jadi indikator yang baik. Jika anda membeli ayam utuh di pasar, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada ayam. Jika tidak ada, justru anda wajib curiga sebab ayam bisa jadi mengandung bahan kimia.

4. Lihat Kemasan Ayam

Jika anda membeli ayam utuh di supermarket, perhatikan bungkusnya. Pilih ayam utuh yang bungkusnya masih utuh dan rapi. Bungkus ayam yang sobek tidak berfungsi sempurna melindungi ayam dengan baik. Sehingga debu bahkan kuman bisa saja sudah bersarang di dalamnya.

5. Hirup Bau Ayam

Ayam utuh memiliki bau khas daging segar dan tidak akan menimbulkan bau anyir yang menyengat. Jika mencium ayam dengan bau seperti amis, sebaiknya anda menghindarinya. Ayam bisa jadi sudah lama dijual, kualitasnya menurun, dan hampir busuk. Hindari juga ayam berbau bahan kimia, yang berarti ayam sudah dicuci atau direndam dengannya.

6. Tekan Daging Ayam

Ayam yang masih segar bertekstur elastis. Untuk mengetesnya, tekan daging ayam utuh yang akan anda beli. Jika bekas tekanan langsung kembali ke bentuk semula, maka pertanda ayam masih segar. Sebaliknya, jika ayam ditekan, bekasnya lama atau tidak kunjung kembali, berarti karkas ayam sudah cukup lama. Bisa jadi ayam sudah berulang kali melalui proses pembekuan (penyimpanan) dan thawing. Sehingga sel dagingnya sudah rusak dan tidak elastis.

7. Keluarnya Darah atau Cairan Ayam

Anda juga harus menghindari karkas ayam yang mengeluarkan darah atau cairan. Ayam yang selnya sudah rusak karena terlalu sering dibekukan dan dicairkan juga mudah mengeluarkan darah/cairan.

Bagian Ayam yang Memiliki Kandungan Protein Lebih Tinggi

1. Dada Ayam

Bagian dada ayam adalah potongan bagian ayam yang paling rendah lemaknya tapi tinggi akan kandungan proteinnya. Dalam 100 gram dada ayam tanpa kulit yang sudah matang mengandung kurang lebih 31 gram protein.

Didalam 100 gram dada ayam juga terkangandung 165 kalori, 80 persen kalorinya berasal dari protein, dan 20 persen kalori sisanya berasal dari lemak yang ada di dalam dada ayam tersebut .

Daging dada inilah yang paling populer bagi para penggiat olahraga yang ingin membentuk tubuh yang lebih berotot dan bagi yang sedang berkeinginan memurunkan berat badan.

Pasalnya, daging ini memiliki kandungan protein yang dapat dibilang tinggi, tetapi kalorinya tidak terlalu besar dibandingkan dengan bagian ayam lainnya.

2. Paha Atas Ayam

Pada bagian paha atas ayam biasanya relatif lebih murah dibandingkan dengan harga dada ayam. Dalam 100 gram paha atas tanpa kulit dan tulang, terdapat kurang lebih sebanyak 26 gram protein.

Paha atas ini juga mengandung sebanyak 209 kalori dalam 100 gramnya. Dari kalori tersebutlah, 53 persen berasal dari protein, dan sisanya sekitar 47 persen berasal dari lemak yang ada pada bagian tersebut.

Warna dari paha atas ini biasanya sedikit lebih gelap dibandingkan warna yang terdapat pada dada ayam, sebab bagian ini adalah bagian yang aktif bergerak dan mengandung lebih banyak mioglobin.

Meskipun lebih gelap, bagian ini termasuk bagian yang banyak disukai orang pada umumnya, lho!

3. Paha Bawah Ayam (Drumstick)

Turun lagi ke bagian bawah ayam, di bawah bagian paha atas terdapat paha bawah yang orang sering menyebutnya dengan drumstick. Bentuk potongan ayam ini dapat dibilang memang menyerupai pukulan drum yang sedikit menggendut.

Dalam kurang lebih 100 gram daging ayam paha bawah tanpa kulit dan tulang ini mengandung sedikitnya 28,3 gram protein, dan 172 kalori.

Jika dilihat berdasarkan kalorinya, 70% kalori ini berasal dari protein, dan 30% nya berasal dari lemak pada bagian ini. Mungkin Anda bertanya-tanya, dari kalori ini terlihat lebih dominan proteinnya, dibandingkan lemaknya padahal daging paha ayam terkenal dengan lemaknya.

Ini karena kandungan tersebut dilihat benar-benar bagian otot atau dagingnya saja tanpa melihat kulitnya.Nah, kenyataannya orang yang makan daging paha drumstick tidak hanya mengonsumsi bagian daging saja.

Pada umumnya, bagian kulit  yang melapisi seluruh bagian paha juga ikut dimakan.Kalau seperti ini, kalorinya bisa lebih tinggi. Satu buah paha ayam utuh dengan tulang dan kulitnya bisa mengandung 112 kalori, dengan 53% berasal dari protein, dan 47% berasal dari lemak.

4. Sayap Ayam

Pada kurang lebih 100 gram daging sayap ayam saja tanpa kulit dan tulangnya mengandung 30,5 gram protein, dan 203 kalori Dari 203 kalori tersebut , 64% berasal dari protein, dan 36% sisanya kurang lebih berasal dari lemak.

Namun, kebanyakan orang tidak memakan dagingnya saja pada bagian sayap ini, sebab memang dalam satu buah sayap itu sendiri daging nya sangat sedikit.

Seperti saat orang makan bagian paha bawah, biasanya bagian sayap ayam akan dimakan juga kulit yang melapisinya.

Satu buah sayap ayam ukuran sedang mengandung 99 kalori, dengan 39 % kalori berasal dari protein, dan 61% berasal dari lemak.

Pada bagian sayap ini, memang lebih dominan adanya kulit serta tulang, bila dibandingkan daging atau bagian ototnya, maka dari itu kalori dari lemak sayap ayam lebih besar karena kulitnya memang banyak.

Nah itu tadi sedikit pemaparan dari saya mengenai bagaimana sih cara membuat ayam bumbu kelapa khas palembang. Selain itu saya juga sedikit mengulas mengenai manfaat mengkonsumsi daging ayam dan beberapa cara untuk memilih daging ayam yang baik untuk dikonsumsi.

Ketika anda membuat ayam bumbu kelapa pastiken kenyamanan ruangan anda,  pasti tidak mau kenyamanan ruangan anda terganggu dengan udara kootor dan bakteri partikel yang berbahaya.

Bagi anda yang penasaran dengan olahan tersebut silahkan mencoba dan semoga berhasil dan yang jelas kenyangnya. Oh iya nih ada reverensi untuk anda dan bisa anda coba ditumah Resep Bubur Mutiara Singkong