cara menanam kolonjono

cara menanam kolonjono yang benar bagi pemual dan keunggulan dari rumput kolonjono

Musim hujan tiba ini tidak heran lagi jika para  peternak yang memproduksi rumput kolonjono sebagai pekan ternaknya.Karena rumput ini sangat bagus untuk pekan ternak di saat musim hujan tiba.Ada yang  kepo tentang cara menanam rumput kolonjono  yuk simak artikel berikut ini!

 1. Penegertian  Kolonjono

Kolonjono memiliki beberapa nama yaitu Brachiaria mutica, Panicum muticum, Para grass, dan Buffalo grass. Rumput kolonjono berasal dari Afrika dan Amerika Selatan tropik, sekarang rumput ini terkenal  sebagai makanan ternak didaerah tropik basah dan sub tropik. Biasanya tanaman ini di manfaatkan oleh peternak sebagai cara untuk  penggemukan hewan ternaknya.Juga dijadikan sebagai hijauan pekan ternak dan bermanfaat bagi tanah di pinggiran sungai,karena dapat menahan erosi.Rumput tumbuh paling baik pada tanah yang basah dan tahan pada genaran air,tetapi tumbuhnya terhambat pada musim kemarau.Dengan cara menanam kolonjono  yang mudah ini banyak para peternak yang menjadikan cara menanam kolonjono sebagai pekan ternak untuk hewan ternaknya. Banyaknya peternak yang mambutuhkan makannan ternaknya maka trik yang paling evektif adalah dengan cara menanam rumput kolonjono.

Ciri -ciri dari  kolonjono sebagai berikut:

  • Tumbuhnya semi tegak sampai tegak
  • Berumur panjang
  • Membentuk hamparan lebat
  • Tinggi hamparan dapat mencapai 30-45 cm
  • Rhizoma pendek
  • Tinggi batang sekitar 30-200 cm
  • Bentuk daun linear
  • Warna daun hijau gelap
  • Bunga berwarna ungu

2. Cara Menanam Kolonjono

 

Awal masuk musim hujan rumput kolonjono menjadi salah satu rumput yng banyak di jadikan pekan ternak bagi para peternak..Karena dianggap memiliki nilai jual lebih tinggi di bandingkan dengan rumput lainnya. Hal ini di dasari dengan cara menanam kolonjono yang sangat gampang.Sama halnya dengan rumput lain kolonjono juga mempunyai cara menanam kolonjononya.cara menanam kolonjono ada 2  yaitu:

– Cara Menanam Kolonjono Menggunakan Stek

Pertama, lakukan pemilihan stek batang pada rumput  kolonjono yang sudah di potong sepanjang 20-30 cm, dan setiap potongan terbagi menjadi 2 sampai 3 potongan.cara menanam kolonjono ini  harus di tanam miring dengan kisaran posisis 30-40 derajat dengan 1 atau 2 potongan rumput ke dalam tanah dan satu ruasnya harus ada di permukaan tanah.Penanaman rumput ini sebaiknya di lakukan pada musim hujan tiba agar rumput bisa tumbuh dengan subur dan baik.Cara menanam kolonjono dengan stek ini banyak di lakukan di kalangan peternak karena di anggap cara menanam kolonjono yang sangat mudah.

– Cara Menanam Kolonjono Menggunakan Anakan

cara menanam kolonjono menggunakan anakan yaitu, pertama lakukan pemilihan anakan pada kolonjono.Anakan yang sudah di potong terdiri dari 2-3 potong batang.Bagian atas potongan harus tersisa 30 cm.Tanam anakan kolonjono pada tanah yang sudah di beri pupuk kandang.Kemudian tanaman di padatkan agar tidak goyah dan tumbuh dengan baik, dan jangan lupa lakukan penyiraman pada tanaman agar tanaman tumbuh dengan subur.Jika kamu menanam sesuai dengan cara menanam kolonjono yang baik dan benar maka kolonjono akan tumbuh dam berkembang dengan subur.

3.Cara menanam kolonjono dengan menggunakan bibit kolonjono yang unggul

Kolonjono atau yang biasa di kenal Brachiaria mutica berasal dari Afrika dan Amerika Selatan tropik. Kolonjono paling bagus di tanam pada musim hujan tiba tepatnya di aderah dataran tinggi,karena daerah ini sangat cocok untuk pembudidayaan tanaman kolonjono.Biasanya daerah ini curah hujan mencapai 1000 mm/th sehingga menyebapkan kolonjono tumbuh dengan liar di aliran sungai .Beralih ke proses pekembangan rumput kolonjono.Tanaman kolonjono  ini berkembangbiak secara vegetatif. Yaitu setiap ruas tanaman akan tumbuh pucuk baru dan dengan jangkauan waktu relatif singkat tanaman ini akan tumbuh dengan pesat sehingga mulai menutupi area lahan tanam.cara menanam kolonjono ini kamu juga bisa menggunakan teknik stek yang sudah di jelaskan di atas untuk mempermuda anda dalam membudidayakan kolonjono.Seperti yang sudah di paparkan di atas bahwa biasanya satu batang kolonjono terdiri dari 2-3 potongan bahkan lebih.Selain berkembang secara vegetatif ternyata rumput ini  bisa di budidayakan dengan penggunaan biji dan juga di lakukan  secara generatif. Dalam 1 kg terdapat 300 benih yang siap dibudidayakan.Menurut pengalaman dari para peternak cara budidaya tanaman  kolonjono ini lebih efektif menggunakan cara penanaman secara vegetatif.Biasanya cara ini bananyak di gunakan karena proses penanamannya yang mudah, karena kamu tinggal memotong batang kolonjono menjadi beberapa potongan dan langsung menanamnya pada lahan yang sudah di siapkan.

4.Karakteristik Dari  Kolonjono

bukan hanya cara menanam kolonjono yang berbeda tetapi kolonjono juga memiliki karateristik yang berbeda yaitu  ketika kolonjono  masih muda  kolonjono warnanya hijau dan ketika kolonjono yang sudah siap dijadikan pekan ternak maka warnanya menjadi hijau tua.kolonjono memiliki karakteristik daun  yang sejajar dengan adanya dedaunan kecil di tiap batang daunnya.

Selain itu juga,kolonjono memiliki tekstur kaku, tumbuh secara merayap, bersifat parennial (tahunan), dan memiliki akar pada tiap batang yang menyinggung tanah.kolonjono dapat tumbuh dan berkembang  hingga mencapai 2,5 meter, dan dapat dipanen setiap 6-9 minggu sekali.

Perhatikan taksonomi dari rumput kolonjono berikut ini :

  • Kingdom: Plantae
  • Filum : Spermatophyta
  • Subfilum: Angiospermae
  • Kelas : Monocotyledoneae
  • Ordo : Glumiflora
  • Famili : Graminae
  • Genus : Brachiaria
  • Spesies : Brachiaria mutica

5. Keunggulan Dari Kolonjono

bukan hanya cara menanam kolonjono yang mudah tetapi kolonjono juga memiliki kelebihanya yaitu, Kelebihan kolonjono ini selain untuk penggembalaan dan tumbuh dengan efektif, kolonjono juga berfungsi untuk  mengatasi erosi  pada tanah yang daerahnya miring. Namun, ketika musim panen tiba kolonjono  tergolong rendah dibandingkan dengan  hasil panen dari  rumput gajah. Cara budidaya kolonjono ini sangat mudah karena kamu dapat mengabungkan pembudidayaan  dengan menanam rumput pakan ternak yang lain.

Penggunaan kolonjono untuk hijauan pakan ternak sangat membantu peternak dalam produktivitas pemberian pakan pada peternakan. Namun, tanaman kolonjono  yang dihasilkan dari pemanenan rumput ini tergolong rendah dibandingkan dengan jenis rumput lainya seperti  rumput gajah.Salah itu kolonjono juga memiliki keunggulan yang berbeda yaitu dapat tumbuh  dan berkembang dengan baik meski ditanam ditanah yang basah dan kolonjono juga tahan terhadap genangan air.

 6. Tujuh Fakta Menarik tentang  Kolonjono, Pakan Ternak yang Diburu Peternak

kolonjono memiliki nama latin yaitu Panicum muticum, Para grass, dan Buffalo grass atau sering  disebut  dengan king grass. Ukurannya yang besar dan daunnya yang tebal serta sejajar ini  membantu pertumbuhan pada hewan ternak sama halnya dengan rumput odot. Kolonjono memang memiliki ciri-ciri yang berbeda dari jenis rumput lainnya karena itu kolonjono menjadi sesuatu yang unik pasca musim hujan tiba bagi para peternak. Kehadirannya memang sangat special untuk pakan ternak.

Meski begitu, ada beberapa fakta menarik tentang kolonjono yang harus kalian ketahui, yaitu:

–  Lebih Cepat Tumbuh

Jika anda menanam kolonjono sesuai dengan cara menanam kolonjono yang baik dan benar maka kolonjono bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat, jika dibandingkan dengan rumput lainnya.Produksi hijauan kolonjonoini mencapai dua kali lipat,dengan mencapai 40 ton rumput segar per hektar dengan sekali panen.Atau setara dengan 200-250 ton rumput segar per hektar dalam setahun.Selain itu, kolonjono juga tahan kering dan dapat dipanen dengan waktu yang  efektif singkat dan cepat.Pada penanaman pertama,kolonjono juga bisa dipanen sekitar 2 sampai 3 bulan, setelah itu rumput bisa dipanen setiap 6 minggu sekali.

– Kandungan Nutrisi Lebih Baik

 Kolonjono juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik daripada rumput lainya.Kolonjono mengandung 35% serat kasar dan 7% protein kasar sedangkan rumput gajah hanya 8%.Perbedaan nutrisi pada kolonjono tentunya juga memiliki perbedaan kandungan lainnya pada rumput jagah karena kolonjono lebih unggul dari rumput lainnya.Tak heran lagi,jika banyak para perternak yang memilih rumput kolonjono sebagai pakan hewannya karena khasiatnya yang bagus dan lebih cepat menggemukan dari pada rumput lainnya.

– Ciri Khas Kolonjono

Kolonjono memiliki ciri khas yaitu, tumbuhnya semi tegak ,berumur panjang,membentuk hamparan lebat dan tinggi mencapai 30 sampai 45 cm.Kolonjono juga memiliki batang yang keras dan tebal, daunnya juga akan lebar dan panjang seiring bertumbuh.Selain itu, akar tanaman kolonjono  berupa akar serabut, selayaknya akar rumput-rumput lain.

– Daunnya Memiliki Banyak Protein

Jenis rumput ini memiliki tekstur yang agak kasar, lebar, dan sedikit tegak. Pada bagian daun, terdapat bulu-bulu cukup panjang yang terletak di dekat liguna.Ternyata, bagian daun menjadi keunggulan pada rumput ini karena terdapat banyak kandungan gizi. Kandungan tersebut meliputi proten serta serat yang cocok dikonsumsi untuk hewan peliharaan.

– Metode Penanaman

Cara menanam kolonjono dapat dilakukan  dengan 2 cara, yaitu menggunakan stek batang dan anakan.Pada cara penanaman menggunakan stek batang,sebaiknya kolonjono  berumur kurang lebih 8 bulan dengan panjang 20-30 cm.setek yang di gunakan sebaiknya tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.Ketika melakukan media menanam, anda perlu membuat lubang dengan kedalaman 20 cm.Kemudian Kolonjono siap untuk di tanam dan jangan lupa untuk menyiramnya agar kolonjono tumbuh dengan subur.Sedangkan proses penanaman menggunakan anakan anda harus melakukan pemilihan anakan pada kolonjono.Kemudian anakan di potong menjadi beberapa bagian.Setelah itu anakan harus di tanam pada tanah yang sudah di beri pupuk kandang selanjutnya tanaman harus di padatkan agar tidak goyah dan jangan lupa pula  untuk menyiram tanaman agar tanaman tumbuh dan berkembang dengan subur.

-Kolonjono Siap Panen Pada Usia Muda

waktu panen terbaik kolonjono adalah di saat kolonjono masih  muda. Hal ini karena Kolonjono memiliki kandungan nutrisi yang maksimal dan masih segar.Semakin tua Kolonjono, maka sangat sedikit kolonjono  memiliki kandungan protein.Pada umumnya pemanenan pertama kali dilakukan setelah 90 hari setelah tanam. Kemudian panen ke dua dan seterusnya dilakukan pada 60 atau 50 hari.Jika ingin memanennya, potong rumput pada ketinggian 10–20 cm dari tumbuhnya tunas. Lalu, agar tanaman kolonjono bisa berproduksi lagi, maka ketika selesai memanen anda bisa tambahkan pupuk pada tanaman.Sesuai dengan cara menanam kolonjono yang sudah di jelaskan di atas.

-Memiliki Serat Kasar yang Tinggi

Pada dasarnya Kolonjono memang bagus untuk pakan hewan ternak. Sayangnya Kolonjono memiliki kekurangan yaitu tanaman ini memiliki serat kasar yang tinggi  yaitu 12,80 dan tentunya ini akan susah untuk dicerna oleh hewan ternak.Jika hewan ternak  sulit untuk  mencerna,maka  nutrisi yang diserap oleh hewan ternak akan sedikit dan selebihnya akan dibuang melalui kotoran.

6.Umur dan Cara Panen Kolonjono

Sebenarnya  untuk memanen kolonjono tidak ada cara khusus karena kolonjono ini tidak hanya cara menanam kolonjono yang mudah tetapi cara memanen kolonjono juga sangat mudah.Ketika anda sudah melihat perubahan warna daun pada kolonjono yang sudah bewarna hijau tua maka sudah di pastikan kolonjono tersebut siap untuk di panen.Selanjutnya kalian bisa  memotong batang dan dedaunan kolonjono yang sudah siap di panen secara teratur dan anda juga bisa memotong menggunakan mesin pencacah rumput.Pada umumnya kolonjono siap di panen pada umur 30 hari atau sebelum kolonjono mengeluarkan bunga karena di saat kolonjono sudah mengeluarkan bunga maka otomatis batang kolonjono akan mengeras.Dalam kondisi seperti ini sangat mempengaruh terhadap kandungan dan nilai gizi dari kolonjono serta kadar kecernaan yang rendah karena serat  kasar yang tinggi  yaitu 12,80 akan memperngaruh proses penceraan pada hewan ternak. Setelah kolonjono selesai di panen jangan lupa untuk melakukan pemupukan kembali agar tunas kolonjono bisa tumbuh kembali dengan baik.

7. Kandungan Gizi  Kolonjono

Sebelumnya sudah di jelsakan bahwa kolonjono memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan hewan ternak.Banyak peternak seperti peternak sapi dan peternakan kerbau melakukan penggemukan dengan menggunakan rumput kolonjono sebagai hijauan pakan ternak mereka.Kolonjono memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi pada usia muda. Batang kolonjono yang masih muda dapat dijadikan sebagai silase dan hay atau rumput kering. Berikut adalah kandungan – kandungan nutrisi yang terdapat pada rumput kolonjono.Jenis rumput ini mengandung 35% serat kasar dan 7% protein kasar.Kolonjono dapat tumbuh dengan baik jika ditanam bersama tanaman legum, penanamannya pun sama dengan jenis Rumput Hijauan Pakan Ternak lainnya.Keunggulan yang dimiliki oleh jenis rumput ini adalah dapat bertumbuh dengan cepat dan dapat mengatasi erosi tanah pada daerah yang memiliki dataran miring.

Dalam pemanfaatannya sebagai pakan ternak,Kolonjono mengandung nutrisi yang sangat tinggi yaitu 12,80% Serat Kasar, 8,59% Bahan Kasar, 43,41% Lemak Kasar, dan 1,31% Protein Kasar.Perhatikan tabel kandungan gizi rumput kolonjono sebagai berikut ini :

Kandungan Gizi Persentase (%)
Bahan Kering (BK) 8,59
Protein Kasar (PK) 1,31
Lemak Kasar (LK) 43,41
Serat Kasar (SK) 12,80
Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) 33,89

 

9.Persiapan Lahan Tanam

cara menanam kolonjono.jpg

Kolonjono biasanya ditanam dipinggiran ladang dan juga dilahan yang sudah tersedia.Cara menanam kolonjono memang sangat mudah jika di tanam dengan baik dan benar sesuai dengan aturannya.Dan jika kamu adalah peternak dengan skala besar tanamlah pada lahan yang luas dan jangan lupa buat rotasi pada lahan tanaman. Rotasi itu adalah pergantian penanaman dan pemotongan yang dilakukan pada setiap petak lahan agar kolonjono dapat tersedia dan berkembang.Usahakan proses proses pengolahan lahan dan penanaman kolonjono jangan terlalau lama sesuai dengan jangka waktu yang sudah di sesuaikan dan tetap mengikuti cuaca yang ada seperti memasuki musim hujan tiba.Hal ini di lakukan untuk menghindari pertumbuhan gulma dan sejenisnya dilahan yang telah diolah. Tips mengolah lahan yang bagus yaitu pada saat terakhir musim kemarau jadi penanamannya bisa berlangsung pada awal musim hujan.Jika kamu ingin mendapatkan hasil tanam dari tanaman kolonjono yang melimpah lakukan pengolahan lahan sebelum menanam rumput dan jangan lupa sebelum di tanami kolonjono sebaiknya lahan tanah di beri pupuk kandang. Terdapat beberapa tahapan pengolahan pada lahan tanaman yaitu meliputi pembersihan lahan dari gulma atau hama lainya dengan menggunakan alat seprotan untuk membasmi hama, pembalikan tanah dan penggemburan tanah.Kegiatan pembalikan tanah ini digunakan alat berupa cangkul atau dibajak untuk mempermudah kamu. Tujuannya agar setelah kamu melakukan pembalikan tanah proses penggemburan jadi lebih mudah. Kemudian menunggu  selama 2 hari. Diharapkan hujan dengan frekwensi 3 hari sekali sudah mulai turun karena merupakan keadaan yang bagus untuk penanaman rumput.

10. Jarak Menanam kolonjono yang Ideal

Dengan metode penanaman mengguanakn stek batang dan anakan maka jarak menanam kolonjono harus di perhatikan sesuai dengan cara menanam kolonjono yang baik dan benar.Pada penanaman kolonjono mengguankan stek batang maka jarak yang di perhatikan sekiranya 30-40 derajat dengan menanamkan 1 atau 2 potongan rumput ke dalam tanah dan posisis penanaman harus di tanam miring.Begitu juga sebaliknya dengan penanaman menggunakan anakan.Jika kamu melakukan cara menanam kolonjono yang benar maka kamu akan menghasilkan kolonjono yang tumbuh dengan subur dan segar.

11. Penyebab Kegagalan Cara Menanam Kolonjono

Setiap orang yang melakukan penanaman pada musim yang salah atau belum musimnya maka tidak heran jika mengalami kegagalan dari hasil panennya.Seperti para petani yang gagal dalam memanen hasil padi yang sudah ia tanam, hal tersebut sama halnya jika para peternak yang salah ketika melakukan cara menanam  kolonjono yang belum musimnya maka sudah jelas jika dia akan mengalami gagal panen.Pada umumnya kolonjono di tanam pada musim hujan tiba karena tanaman ini membutuhkan air yang banyak dan kolonjono tidak cocok di tanam pada musim kemarau.

12. Harga Bibit dan Harga Jual Dari  Kolonjono

Di are dengan maraknya globalisasi dan penggunaan medsos di kalangan masyarakat yang semakin meningkat ini membuat seseorang bisa dan dengan mudahnya untuk mengakses apa yang dia butuhkan.Oleh karena itu Kolonjono sebagai rumput pakan ternek tersedia ditoko online. Hal ini  membuat peluang penjualan kolonjoono  jadi lebih mudah dan meningkat secara global.

13. Kesimpulan

Penanaman kolonjono tergolong mudah karena cara menanam kolonjono yang gampang yaitu bisa menggunakan stek batang dan anakan.Jika di lihat dari cara menanam kolonjono maka kolonjono tidak beda dengan budidaya rumput pakan ternak yang lainnya, seperti rumput gajah dan rumput setaria. Penanaman Kolonjono ini menggunkan Metode rotasi dan dapat digunakan apabila kamu menerapkan sistem pakan umbaran yaitu sebuah sistem di mana tumbuhan bisa tumbuh dan berkembang dengan bebas.Penggunaan rumput kolonjono sebagai hijauan pakan ternak ini sangat membantu  peternak dalam produktivitas pemberian pakan.Penanaman kolonjono ini dapat dikombinasikan dengan berbagai tanaman  pakan ternak lainnya, seperti rumput gajah dan rumput raja.

Terima kasih telah membaca artikel saya ini mengenai cara menanam kolonjono dan manfaatnya sebagai hijauan pakan ternak. Semoga artikel ini dapat membantu kamu terutama bagi yang para peternak.