fermentasi pakan sapi dan cara olahannya

fermentasi pakan sapi dan cara olahannya

Sekarang ini banyak kita temukan bahwa banyak  makanan yang di hasilkan dari cara frementasi salah satuhnya makanan pokok yang sering kita gunakan yaitu tempe dan juga sosis.Selain makanan manusia yang di buat secara frementasi ini ternyata hewan juga loh,salah satunya hewan ternak sapi.Pasti kalian kepo bagaiamana cara frementasi pakan sapi. Yuk simak artikel saya berikut ini!

fermentasi pakan sapi.jpg

Frementasi Pakan Ternak Sapi

Secara umum frementasi merupakan teknik pengolahan pada makanan yang bahan pokoknya akan di jadikan makanan siap saji dengan menggunakan bantuan mikroorganisme tertentu.Frementasi ini dapat terjadi karena adanya aktivitas mikroba penyebab fermentasi pada substrat organik yang sesuai.Namun frementasi pakan ternak sapi ini merupakan proses amoniasi tentang makanan peternakan supaya isi nutrisi yang telah ada dalam makanan ternak  bisa kita simpan dan dapat bertahan  dalam waktu yang cukup lama.Frementasi ternak sapi ini biasanya menggunakan ketersediaan jerami padi atau dadak padi.Frementasi ini bertujuan untuk menyediakan pakan sapi ketika musim kemarau tiba.Ketersediaan jerami padi ini biasanya terdapat pada daerah dataran rendah yang tanahnya subur.Di daerah ini dapat menghasilkan tumbuhan padi dengan sisa-sisa produk panen yang merupakan jerami padi dengan hasil yang sangat banyak.Sekitar satu hektar bisa menghasilkan 7 ton jerami dan bisa di pakai sebagai pakan dengan waktu kurang lebih 5 bulan.Tentunya untuk menyediakan pakan ternak dengan waktu yang selama-lamanya ini, bisa membutuhkan bantuan teknologi pengawetan agar pada saat bahan pakan tersedia banyak ini bisa kita kemas dengan baik dan dapat pula kita  simpan dengan baik tanpa harus mengurangi nilai gizi pada pakan ternak tersebut.Walaupun jerami padi ini  memiliki sebagian kekurangan, yaitu cukup sulit tercerna oleh hewan ternak  karena takaran seratnya atau ignin tinggi dan memiliki kandungan nilai gizi yang cukup rendah (protein serta bahan organik lain). Maka dari itu akan membutuhkan adanya peningkatan mutu jerami pada tanaman padi ini. Teknologi modern untuk fermentasi pakan sapi sudah banyak berkembang guna untuk meningkatkan mutu pakan, contohnya fermentasi pakan sapi jerami padi.

Manfaat Frementasi Jerami Padi

  • Memiliki kandungan protein yang cukup unggul dari pada jerami yang biasanya.Sekitar 7 sampai 9%
  • Lebih mudah untuk di cerna oleh hewan ternak
  • Takan nutrisi pada pakan yang meningkat
  • Memiliki bauhnya yang wangi
  • Lebih steril dan higenis
  • Mudah untuk mendapatkanya dan harganya yang murah
  • Mampu untuk bertahan lama dan praktis

Cara Pembuatan Fermentasi Pakan Sapi

Berikut ini merupakan beberapa contoh untuk pembuatan frementasi pakan ternak sapi dari beberapa bahan sesuai dengan apa yang anda butuhkan.Selamat mencoba dan semoga sukses

1. Cara Pembuatan Makanan Sapi Menggunakan Dedaunan Hijau

Tidak heran lagi jika dedaunan pada tumbuhan merupakan salah satu makanan yang sering di komposisi dan menjadi makanan pokok oleh hewan ternak ruminansia salah satunya rumput kolonjono.Pada dasarnya dedaunan hijau itu  terdapat melalui tumbuhan hijau  serta rumput-rumputan dan kacang-kacangan. Kelemahan dari dedaunan hijau ini  ialah ketersediaan makanan ternaknya yang tidak pasti, karena ketika musim kemarau tiba tentunya dedaunan, rumput-rumputan dan kacang-kacangan ini akan kesulitan untuk bertahan.dan ini menjadi masalah yang kita selesaikan.Oleh karena itu simaklah proses serta metode urutannya.

Alat dan bahan yang di perlukan:

  • Siapkan kurang lebih 1000 kg jerami padi yang sudah kering
  • Siapkan 20-25 Liter gula pasir yang akan kita larutkan nanti
  • Probiotik serta EM4
  • siapkan 250-300 Liter air guna, supaya mencampurkan probiotik dan gula pasir 15 Liter terhadap jerami basah.
  • Plastik,Terpal atau Gelaran.
  • Alat pemotong, pisau, sabit atau semacamnya atau juga dapat memakai mesin.
  • Ember plastik serta plastik ataupun kantung plastik

Cara membuat fermentasi menggunakan dedaunan hijau:

  1. Siapkan bahan-bahan jerami padi yang sudah ada tentunya yang sudah kering, lalu dipotong-potong dengan ukuran maksimal 25 cm, kemudian dikumpulkan pada fermentasi pakan sapi
  2. Kemudiakan sediakan gelaran, guna untuk area fermentasi pakan sapi
  3. Campurkan beberapa bahan tadi menjadi selaras dengan perbandingan yang sudah di tentukan, kemudian siapkan terpal plastik  guna untuk mengalaskan dan  melarutkan antara jerami bersama dengan larutkan probiotik, gula pasir serta air pada fermentasi pakan sapi.
  4. Pada jerami padi yang sudah  dipangkas, diletakkan di atas, kemdian sedikit demi sedikit disiram dengan campuran air tetes serta starbio sesuai perbandingan di atas hingga rata dan jeraminya terlihat basah.
  5. Sesudah jerami betul-betul sudah tersiram bersama campuran tersebut, jerami akan kita masukkan ke dalam Terpal/Plastik/Gelaran sedikit demi sedikit sambil kita mamapatkan atau di injak-injak agar padat.
  6. Sesudah padat, kita tutup jerami  hingga benar benar rapat.

Cara pemakaian pakan dedaunan hijau untuk ternak sapi

Ketika jerami sudah sampai 1 minggu maka jerami tersebut baru bisa kita  berikan kepada ternak sapi untuk di konsumsi sesuai dengan keperluan dan jika bahan itu belum habis maka bahan bisa di simpan di area yang  ditutup hingga rapat, sekaligus terhindar oleh air, serta terhindar oleh panas matahari  secara langsung dan terhindar dari hujan.Untuk mempermudah anda fermentasi pakan ternak ini bisa di lakukan menggunakan mesin pencacah rumput, apalagi di zaman yang sudah modern ini pasti banyak hal yang dapat mempermudah anda.

Cara Membuat Fermentasi Pakan Sapi di Tempat yang Tertutup

Proses pembuatan fermentasi pakan sapi jerami ini kita lakukan pada tempat yang tentunya  pasti  terlindung dari  hujan deras dan juga dari  sinar matahari secara langsung.yang mana untuk ketersedian kapasitas 10 ton dapat dibuat dengan bangunan dengan ukuran 4 x 5 m. Lantai bawah kandang bisa kita buat dengan menggunakan semen maupun tanah sesuai dengan keinginan anda dan dapat di padatkan dengan  kita tinggikan dari tempat sekitarnya. Bahan bangunan ini bisa menggunakan kayu atau bambu.Bhan ntuk atap ini  dapat anda gunakan  berupa seng atau bahan yang tersedia di tempat anda. Jarak lantai dengan atap ini sekitar  3 m.

Proses pembuatan fermentasi pakan sapi ini dapat di akukan dengan 2 tahap yaitu tahap fermentasi dan tahap pengeringan

Tahap pertama :

  1. Siapkan jerami padi yang baru kita panen tadi dengan kadar air 65%, kemudian  jerami di potong-potong hingaa panjang 10-15 cm.
  2. Setelah itu kita tumpuk jerami di tempat yang telah tersedia dengan ketinggian 20 cm.
  3. Taburkan pupuk urea dan probiotik secara merata sesuai dengan ukuran kira-kira 5 kg untuk tiap 1 ton jerami padi.
  4. Tambahkan  lagi tumpukan jerami padi sebanyak 20 cm, lalu tabur  kembali dengan pupuk urea  dan probiotik  tadi dengan merata, lakukanlah hal itu hingga timbunan jerami padi setebal 1-2 m.
  5. Biarkan selama 21 hari, agar proses fermentasi pakan sapi berlangsung dengan  sempurna.

Tahap kedua: 

  1. Timbunan jerami padi yang sudah mendapatkan metode fermentasi tadi, kemudian kita keringkan menghadap matahari dan tarulah di tempat yang sejuk agar bisa mendapatkan arah angin hingga timbunan jerami padi lumayan kering sebelum kita menyimpannya di area yang terhindar dari hujan dan sinar matahari langsung
  2. Sesudah kering, jerami fermentasi pakan sapi bisa kita kasih ke sapi untuk di jadikan pakan pengganti hijauan segar.

Hasil fermentasi pakan sapi dengan cara tertutup yang memiliki tanda sebagai berikut:

  • Baunya agak harum
  • Memiliki warna kekuningan dan sedikit kecoklatan.
  • Teksturnya lemas atau tidak kaku
  • Tidak busuk dan tidak berjamur

Cara Pemberian hasil fermentasi pakan pada ternak

Jerami padi yang di  fermentasi menjadi  pakan sapi tadi,tentunya akan kita jadikan untuk pakan ternak yang memiliki serat utama sebagai hewan ternak sapi, kita berikan dengan jumlah kira kira 6-8 kg/ekor dalam satu hari.Sedangkan untuk  pakan konsentrat kita bisa  beri dengan jumlah sebanyak 1 % dari berat badan Formula ransum pakan konsentrat dan dapat kita sesuaikan dengan bahan yang sudah ada, salah satu contoh formula ransum pakan konsentrat ada 2 bagian yaitu dedak, 1 bagian jagung dan 1 bagian bungkil kelapa dan bisa tambahkan vitamin mineral sebanyak 1 kg untuk setiap 100 kg pakan konsentrat ternak anda.

Cara Pembuatan Makanan Sapi Menggunakan Jerami Padi di tempat yang terbuka

Pembuatan fermentasi jerami padi untuk pakan sapi dengan sistem terbuka.Metode fermentasi pakan sapi yang terbuka ini tentunya anda lakukan di tempat yang terhindar oleh hujan dan juga terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.Bahan-bahan yang anda gunakan untuk pembuatan frementasi jerami padi ini tentunya kita gunakan sebagai bahan dasar untuk memproduksi 1 ton jerami fermentasi pakan sapi ini yakni : 1 ton jerami padi yang masih segar, probiotik kurang lebih 2,5 kg, Urea kurang lebih 2,5 kg, dan air dengan  seperlunya saja.

Cara Pembuatan Pakan Sapi Menggunakan Jerami Padi: 

  1. Metode membuat fermentasi pakan sapi ini akan kita pisah menjadi dua tahap, yaitu tahapan fermentasi dengan pengeringan dan penyimpanan. Pada langkah pertama, Setelah jerami padi yang baru di panen dari sawah kita kumpulkan menjadi satu di area yang sudah di sediakan.
  2. Jerami padi yang segar akan kita buat menjadi jerami padi fermentasi pakan sapidan  kita timbun dengan ketebalan kurang lebih 20 cm, setelah itu kita taburkan  dengan probion dan pupuk urea. Tumpukan jerami tersebut kita taruh di tempat yang ketinggian hingga 3 meter. Setelah di campurkan secara merata, kemudian kita diamkan selama 21 hari agar proses fermentatif dapat berlangsung dengan baik.
  3. Tahapan kedua yakni metode pengeringan serta penyimpanan jerami padi yang telah kita fermentasi.Pengeringan kita lakukan pada sinar matahari dan juga kita anginkan sehingga cukup kering sebelum tersimpan pada tempat yang terlindungi. Sesudah metode pengeringan selesai, hasil jerami padiyang sudah kering bisa kita jadikan untuk  fermentasi pakan sapi dan bisa kita berikan pada ternak untuk pakan pengganti hijauan segar.

Cara Membuat Pakan Sapi Menggunakan Metode Anaerob

Menggunakan metode anaerob atau dengan tidak menggunakan udara yakni dengan menggunakan larutan sebagian mikroorganisme layaknya: Mikroba atau mikroorganisme selulolitik, lignolitik.

Bahan dan Alat

  • Siapkan 2 drum berisi kurang lebih 60-80 liter, pompa 1 buah, selang kurang lebih 2 meter atau sesuai selera.
  • Formula pertama: cendawan atau fungi Trichoderma sp (1 liter), air kurang lebih 100 liter, pupuk Za kurang lebih 1,5 kg, TSP kurang lebih 6 ons, KCl kira kira 6 ons, tepung beras kurang lebih 1 kg, dan Gula pasir kira kira 2 kg.
  • Formula kedua: cendawan atau fungi Trichoderma sp (1 liter), air kira kira (60 liter), pupuk kurang lebih 1kg, TSP kira kira 1kg, KCl kurang lebih 1kg, tepung beras kira kira 1kg, Gula pasir kurang lebih 3kg, dan mineral kira kira 2 bungkus.

Proses Pembuatan Pakan Sapi Menggunakan Metode Anaerob

Metode pembuatan tentunya memerlukan tahapan pengaktifan yakni dengan mengaduk campuran selama kurang lebih 3 hari hingga menjadi rata.Sesuatu yang sangat butuh kita cermati dalam pembuatan jerami fermentasi pekan sapi yaitu sebagaii berikut:

  1. Timbunan jerami tidak boleh terkena air hujan atau bahan-bahan yang di butuhkan tidak boleh terlalu basah
  2. Pisahkan antara bahan yang sesuai dengan keadaan variates serta keadaan jerami (layu, kering , maupu segar)
  3. Fermentasi pakan sapi jerami yang cukup segar bisa anda lakukan dengan metode penyemprotan campuran strarter yaitu air jika di bandingkan langsung bersama jerami kira-kira 1:100 dalm tiap susunan dengan perkiraan masing-masing perbandingan 1:10:100 untuk jerami yang telah layu, perbandingan 1:20:100 untuk jerami kering dan apabila jerami dalam keadaan basah cukup kita lakukan dengan menggunakan metode perbandingan 1:50:100.
  4. Tumpuklah jerami yang masih mentah pada area tang telah tersedia denga tinggi setiap hamparan kira-kira 20-30 cm.Lebar dan panjang hamparan sesuai dengan kebutuhan.Tebal maupun tinggi susunan bisa mencapai hingga 2,5 m dari bawah timbunan.Kemudian simpan pada tempat yang teduh dan tidak terkena air hujan.
  5. Lama fermentasi pakan sapi kurang lebih 21 hari.Metode fermentasi pakan sapi jerami akan berjalan dengan bagus jika timbunan jerami tidak terbentuk uap yang panas maupun mengeluarkan asap.
  6. Kondisi bahan yang terlalu basah maupun terkena hujan maka akan terjadi pembusukan jerami yang pada akhirnya menimbulkan panas yang menyebapkan produk yang kita dapatkan tidak akan menjadi baik.Jerami fermentasi pakan asap yang bagus memiliki ciri-ciri yaitu jerami tetap terlihat segar mnamun tekstur permukaanya telah lunak serta warnanya kuning agak menuju warna krem.

Penyimpanan Makanan yang Menggunakan Metode Anaerob

Anda bisa melakukanya dengan cara yang terbuka dan tertutup.Cara terbuka yaitu jerami pakan sapi yang di frementasi harus di keringkan terlebih dahulu sebelum di simpan agar tidak tumbuh jamur selama penyimpanan yang dapat mempengaruhi kualitas jerami yang kita produksi.Waktu penyimpanannya hampir sama yaitu dapat mencapai 2 tahun atau dapat di sesuaikan dengan kondisi fisik.Sementara itu,metode terbuka di lakukan dengan:

  1. Membuat tiang bambu  dengan tingginya sekitar 6 meter untuk di gunakan sebagai tiang penguat tumpukan jerami.
  2. Buat alas dari bambu dan sisakan sedikit dari tanah
  3. Susun sedotan di alas dengan melingkar dan mengelilingi tiang hingga terbentuk lapisan melingkar.Kemudian atur lapisan berikutnya ke arah yang berlawanan.Ketebalan tiap lapisan kurang lebih 30 cm, sehingga lapisan berikutnya harus mencapai ketinggian kurang lebih 6 meter.

Cara Membuat Pakan Sapi Menggunakan Pupuk Urea

Penaikan hijauan makanan ternak yang  terbatas ini di sebapkan  oleh semakin sulitnya lahan karena jumlah penduduk yang bertambah serta perluasan lahan pertanian. Untuk itu pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak dapat menjadi solusi masalah ini.

Bahan-bahan:

  • Siapkan jerami padi dengan ukuran 1000 kg
  • Siapkan starter misal starbio 2,5 kg
  • Pupuk urea 5 kg
  • Air 200 liter
  • Area menimbun jerami fermentasi dan untuk menghindari hujan sekaligus dengan panas matahari.

Cara Membuat Pakan Sapi Menggunakan Pupuk Urea:

  1. Jerami kita angin-anginkan hingga kadar airnya menjadi 40%
  2. Jerami kita tumpukan dengan panjang sekitar 2,5 m, lebar 2,5 m dan ketebalan 25 cm.
  3. Di bagian atas lapisan jerami kita siram dengan air yang dudah kita campur dengan pupuk urea secara merata
  4. Di bagian atas lapisan jerami juga kita taburkan dengan starter hingga merata
  5. Kemudian jerami kita tumpuk kembali dengan ketebalan 25 cm lalu di injak hingga jeraminya menjadi padat
  6. Lakukan pengulangan penyiraman air yang telah di campur dengan pupuk hingga merata
  7. Ulangi juga penaburan strater di jerami hingga merata
  8. Pengulangan akan di lakukan terus hingga tumpukan bisa mencapai 3 m
  9. Setelah selesai bagian atas jerami kita tutupi dengan dedaunan yang sudah kering seperti daun pisang
  10. Kemudian jerami padi tadi kita biarkan selama 3-4 minggu
  11. Jerami siap di berikan kepada hewan ternak.
  12. Jerami kita angin-anginkan sehingga kadar air 40%

Ciri Makanan yang Sudah Jadi

  1. Memiliki warna kuning dan sedikit kecoklatan
  2. Teksturnya lemas atau tidak kaku
  3. Tidak busuk
  4. Tidak berjamur
  5. Baunya agak harum

Cara pemberian makanan menggunakan pupuk urea pada ternak

Setelah 3-4 minggu jerami di diamkan maka jerami siap di berikan pada ternak anda, namun sebelumnya kita harus keringkan dan biarkan jerami padi mengering terlebih dahulu. Jika hewan ternak anda  tidak mau makan, maka anda harus melakukan penyesuaian secara bertahap. Untuk penyimpanan yang lama, anda harus benar-benar mengeringkannya di bawah terik matahari.Atu dapat menyimpan jerami fermentasi kering hingga 6 bulan.Waktu penyimpanan jerami padi  yang ideal adalah 1 tahun.

Tips Pemberian Fermentasi Pakan Sapi

frementasi pakan sapi.jpg

  1. Memberikan fermentasi pakan sapi di laukan pada saat siang dan sore hari saja. Yaitu ketika anda sudah memberikan hijauan yang cukup segar pada saat pagi harinya.Anda dapat memberikan sapi anda sebuah ampas tahu, kulit kacang, dedak, rumput dan lain sebagainya.Atau rumput yang sudah di cacah dengan mesin pencacah rumput agar mudah dicerna oleh sapi.
  2. Jika anda memberikan pakan tersebut lalu sapi tidak mau memakanya, maka kita lakukan dengan tips yaitu kita dapat memberikan pakannya sedikit saja. Dan anda juga dapat melakukannya dengan cara yang cukup ekstrim yakni menggunakan cara puasa makan.Yaitu anda dengan sengaja tidak memberikan pakan kepada hewan ternak  sehingga hewan ternak anda akan kelaparan. Lalu setelah itu barulah anda memberikan pakan tersebut dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan hewan anda.
  3. Agar ternak anda bisa menambahkan postur tubuh gemuk dengan lebih cepat, maka anda bisa menggunakan cara dengan anda memberikan pakan selain fermentasi pakan sapi tersebut kepada ternak anda, seperti bekatul, kulit kedelai, kulit kopi dan lain lain sebagainya, jadi gunakanlah pakan fermentasi ini pada saat waktu mendesak saja, contohnya pada saat waktu kemarau yang panjang dan juga musim hujan yang terlalu berkepanjangan.
  4. Air tidak boleh terlambat, sebab cara ini sangat berbeda dengan cara komboran yang waktu pemberian nya hanya 1x dalam sehari.
  5. Menggunakan bahan fermentasi pakan sapi yaitu semacam ilalang, rumput lapangan dan lain lain,tidak boleh hingga memakai bahan yang jauh dari nalar berpikir anda.
  6. Anda bisa menggunakan pemakaian  cara fermentasi pakan sapi ini hanya pada sapi yang cocok saja. Sesudah itu kita bisa memakainya lain kali, atau sangat cocok jika kita pakai hanya pada saat musim kemarau saja.Penggunaan fermentasi pada kambing betian yang berlebihan akan berdampak buruk terhadap keturunan genetika kambing tersebut.
  7. Anda harus mengutamakan pakan hijauan segar yang tentunya sudah pasti jauh lebih baik dalam pemberian pakan yang cukup.

Demikian dengan erikel saya ini semoga bisa membantu anda.