Kali ini saya akan membuat cara menanam cabe yang pedas yang pedas Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menanam cabe merah adalah pemilihan bibit. Penyesuaian jenis benih cabe dengan lokasi penanaman, kualitas benih dan nilai ekonominya tentu saja sangat berpengaruh.
Untuk memperoleh benih dari tanaman cabe sebelumnya dapat dilihat dari tampilan fisiknya, ukuran induknya yang besar, bentuknya sempurna dan kelihatan sehat. Kriteria tersebut akan menghasilkan cabe merah yang berkualitas pula. Biarkan buah menua pada pohonnya jika perlu hingga mengering sendiri. Pilih buah cabe merah dari hasil panen ke empat hingga ke enam karena pada periode tersebut menghasilkan biji yang optimal. Hasil panen pada periode pertama hingga ketiga biasanya menghasilkan buah yang sedikit. Sedangkan ketika periode akhir diperoleh buah yang banyak namun cenderung menghasilkan buah yang kecil-kecil.
Potong buahnya menjadi tiga bagian, ambil biji pada potongan bagian tengah karena biasanya biji di bagian tengah lebih berkualitas. Rendamlah biji cabe merah tersebut dalam air bersih. Pilihlah biji yang tenggelam dalam air dan jangan gunakan bijinya yang mengapung. Jemur biji tersebut sampai kering, selama 3 hari atau lebih.
Untuk benih organik Anda bisa merendamnya dengan fungisida agar benih terhindar dari serangan jamur. Simpan pada tempat yag kering supaya benih bisa bertahan lama.
Penyemaian benih cabe merah
Tahap berikutnya adalah penyemaian benih. Untuk lahan seluas satu hektar membutuhkan benih cabe merah sekitar 1/2 kg. Sebelum menjadi bibit, benih tersebut harus disemaikan terlebih dahulu. Kenapa harus disemai dulu? Kenapa tidak ditanam langsung di lahan? Ya, tahap ini mungkin dianggap ribet oleh sebagian orang namun perlu diketahui tidak semua benih yang ditanam tumbuh dengan baik. Penyemaian dilakukan untuk menyeleksi bibit benar-benar sudah tumbuh dan sudah kuat untuk ditanam pada lahan yang lebih luas. Agar benih yang Anda tanam berhasil sepenuhnya sebaiknya tempat penyemaian diberi naungan agar terhindar dari teriknya sinar matahari langsung, terpaan angin dan derasnya hujan.
Siapkan media tanam dan polybag berukuran 5X10 cm. Isi polybag dengan media tanam hingga mencapai 3/4 bagian. Media tanam bisa berisi campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Aduk hingga tercampur dengan rata.
Sementara menyiapkan media tanam, rendamlah benih terlebih dahulu pada air hangat sekitar 6 jam. Hal ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan benih. Setelah selesai tanamlah benih tipis-tipis (sedalam 1,5 cm), tutupi kembali dengan media tanam. Letakkan polybag di tempat yang aman, jangan sampai dipatoki ayam 😀

Siram setiap pagi dan sore. Anda bisa menutupi permukaan polybag menggunakan kertas koran agar benih tidak rusak akibat kucuran air. Siram permukaan kertas koran hingga menetes pada permukaan polybag. Biasanya setelah 2 minggu telah tumbuh bibit cabe merah bahkan pada hari ke 3-4 sudah terlihat tanda-tanda pertumbuhan.
Pengolahan lahan
Agar cabe merah tumbuh dengan lebat diperlukan pengolahan lahan yang baik dan tepat. Pada umumnya tahap pengolahan tanah terdiri dari penggemburan tanah, penyesuaian tingkat pH dan penambahan pupuk agar unsur hara dalam tanah terpenuhi. Jika perlu pengolahan tanah sebaiknya bersamaan saat memulai pembibitan agar lahan sudah siap ketika bibit cabe juga siap dipindahkan. Seminggu sebelum penanaman siramlah media tanam dengan larutan perangsang pertumbuhan.
Berilah pupuk organik pada setiap bedengan secara merata, bisa dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. cara menanam cabe yang pedas membutuhkan pupuk organik sebanyak 20 ton/ha. Diperlukan juga tamabahn pupuk KCL sebanyak 200kg/ha dan urea 350kg/ha.
Budidaya cabe secara intensif sebaiknya menggunakan mulsa plastik untuk menutupi bedengan. Meskipun harus mengeluarkan biaya lebih namun penggunaan mulsa plastik cukup menguntungkan. Mulsa berfungsi untuk menekan erosi, mempertahankan kelembaban, menjaga kebersihan lahan dan mampu mengendalikan gulsa.
Buatlah lubang tanam dalam setiap bedengan sebanyak dua baris dan beri jarak 60 hingga 70 cm. Lubang tanam sebaiknya dibuat tidak sejajar atau zig zag. Hal tersebut dilakukan agar sirkulasi udara tetap teratur dan mampu menetrasi sinar matahari. Kedalaman dan diameter lubang dibuat sekitar 10 cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran polybag tempat menyemai.
Pemindahan / Penanaman bibit
Setelah bibit memiliki 3-4 helai daun atau ketika berumur sekitar 3 minggu bibit sudah bisa dipindahkan pada lahan. Lakukan penanaman serentak dalam satu hari dan saat pagi atau sore hari agar terhindar dari stress tanaman.

Masukkan bibit cabe merah bersama dengan media tanamnya ke dalam lubang tanam dengan cara merobek atau membuka polybag semau. Usahakan agar media tanam tetap utuh dan tidak terpecah. Siram tanaman akan kelembaban tetap terjaga.
Perawatan cabe merah
Lakukan penyiraman ketika musim kering dengan cara penggenangan. Usahakan berhati-hati saat menyiram bibit ketika masih sangat mudah dan belum cukup kuat. Lakukan pemeriksaan satu sampai dua minggu sekali untuk melihat kondisi tanaman. Jika terdapat tanaman yang rusak atau mati, cabutlah segera dan gantikan dengan bibit yang baru.

Diperlukan ajir atau tongkat sebagai penopang tumbuhnya cabe merah tetap tegak. Tancapkan ajir di samping pangkal batang dengan jarak 4 cm dan jangan sampai melukai akar. Penancapan ajir tersebut dilakukan seminggu setelah bibit dipindahkan.
Setelah 1 bulan, lakukan pemotongan tunas untuk lahan pada dataran tinggi dan 3 minggu pada dataran rendah. Potonglah tunas yang terdapat pada ketiak daun. Lakukan pemotongan hingga tumbuh cabang utama yang ditandai dengan munculnya bunga pertama atau kedua.
Selanjutnya dilakukan pemupukan susulan tiap dua minggu sekali hingga panen akhir. Agar lebih praktis gunakan pupuk cair sebanyak 100 ml liter yang telah diencerkan lalu siramkan langsung pada tanaman. Jika perlu tambahkan pupuk NPK ke dalam campuran tersebut.
Panen
Masa panen cabe merah adalah setelah berumur 75-85 hari sejak tanam. Proses pemanenan bisa dilakukan berkali-kali, tergantung pada jenis cabe, kondisi lahan, dan teknik budidaya. Untuk memperpanjang masa simpan, petiklah cabe merah bersama dengan tangkainya sekaligus. Panen bisa dilakukan tiap 2-5 hari sekali.

Budidaya cabe merah bisa mencapai 10-15 ton/ha, bergantung pada teknik budaya dan varietasnya. Jika budidaya yang optimal hasil panen bisa mencapai 20 ton/
Itulah cara menanam cabe yang baik dan benar. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat bercocok tanam
Saya adalah seorang penulis di nyaribisnis.com, dan tulisan-tulisan saya fokus pada perkembangan teknologi, khususnya di dunia teknologi informasi. Saya adalah seorang pecinta pembelajaran yang tak pernah puas dan dengan senang hati membagikan berbagai informasi terkait bisnis dan tips terbaru kepada para pembaca.

