Agar Benih Padi Cepat Tumbuh Sehat dan Seragam
Benih merupakan biji dari tanaman yang telah mengalami proses perlakuan sehingga dapat dijadikan sebagai sarana dalam upaya memperbanyak suatu tanaman. Agar benih padi cepat tumbuh maka dibutuhkan usaha untuk mengelola benih tersebut.
Pemilihan benih tanaman yang baik agar benih padi cepat tumbuh dapat menentukan hasil dari produksi yang maksimal pula.
Untuk itu Anda harus cermat di dalam pemilihan benih agar nantinya Anda juga dapat memperoleh hasil panen yang tinggi.
Hal-Hal Yang Harus Anda Lakukan Dalam Pemilihan Benih Padi
Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan di dalam upaya pemilihan benih agar benih padi cepat tumbuh yang benar adalah :
- Pilihlah benih padi yang mempunyai kualitas unggul dan harus bersertifikat resmi dari instansi pemerintah atau perusahaan yang terkait. Hal ini menandakan bahwa benih padi yang dipasarkan tersebut dapat dipertanggungjawabkan kelayakan tanamnya. Misanya seperti masa dormansinya dan daya tumbuh dari benih tersebut. Dalam penggunaan benih yang bersertifikat, tidak semuaya dapat ditanam sebagai benih, melainkan harus dipilih yang bagus.
- Pastikan benih yang hendak Anda beli tidak kadaluarsa dan mempunyai daya tumbuh yang terbilang bagus.
- Benih padi yang baik biasanya kondisinya utuh, bersih dan terbebas dari hama (kutu-kutuan atau kumbang gabah).
Perlakuan Benih
Setelah Anda sudah memastikan benih padi yang akan Anda tanam berasal dari benih yang unggul, maka tahapan yang perlu Anda tempuh berikutnya adalah melakukan perlakuan (treatment) terhadap benih.
Karena apabila hal tersebut tidak dilakukan, benih yang hendak Anda tanam tidak akan dapat tumbuh atau apabila tumbuh pun kadang pertumbuhannya akan lambat dan tidak seragam.
Belum lagi bibit yang terserang penyakit rebah kecambah, layu dan busuk.
Hal ini pada umumnya dapat diakibatkan karena benih padi yang telah terinfeksi oleh jamur ataupun bakteri pathogen.
Oleh sebab itu Anda disarankan sebelum benih akan Anda tanam maka lakukan metode perendaman benih secara hayati.
Perlakuan perendaman benih secara hayati ini dapat bertujuan untuk mematahkan masa dormansi dari benih dan memilih benih yang baik.
Supaya nantinya benih dapat tumbuh cepat, seragam dan sehat serta tanaman padi tersebut bisa mendapatkan perlindungan dari awal terhadap serangan dan ancaman penyakit terutama pada fase pembibitan.
Saat ini pengendalian dengan cara hayati semakin digemari oleh para petani dan banyak mendapatkan perhatian di dalam perlindungan tanaman dari serangan dan ancaman jamur & bakteri pathogen.
Pengendalian Hayati
Pengendalian hayati adalah salah satu cara pengendalian dengan cara mengandalkan bakteri gram positive.
Karena sifat bakteri tersebut yang ramah lingkungan dan prospektif yang dikembangkan untuk mengurangi penggunaan fungisida kimia yang semakin mahal nilai jualnya.
Di dalam upaya pengendalian hayati biasanya digunakan beberapa jenis bakteri yang bersifat antagonis terhadap pathogen, sehingga bakteri tersebut mampu berperan sebagai biopestisida.
Dari ulasan diatas maka Anda memerlukan pupuk yang mengandung bakteri gram positive untuk melindungi tanaman dari serangan penyakit seperti pupuk poc gdm.
Perendaman benih dapat untuk Anda lakukan dengan cara menggunakan air panas yang suhunya kurang lebih 55 °C.
Sedangkan untuk menghilangkan atau memlindungi benih dari serangan dan ancaman dari jamur tambahkan gdm pada saat perendaman.
Fungsi gdm pada saat perendaman benih adalah yaitu untuk memacu pada pertumbuhan akar dan menginduksi ketahanan terhadap serangan penyakit karena di dalam pupuk gdm mengandung bakteri
PGPR atau (Plant Growth Promoting Rhizobakter), yaitu merupakan sejenis bakteri yang menguntungkan.
Bakteri jenis ini biasanya hidup dan berkembang biak disekitar perakaran tanaman.
Bakteri PGPR ini memberi keuntungan dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhan dari tanaman.
Selain itu bakteri gdm juga sekaligus sebagai Imunomodulator yaitu bakteri yang dapat menghasilkan senyawa tertentu yang dapat meningkatkan mekanisme pertahanan benih baik itu secara spesifik maupun secara non spesifik.
Berikut Adalah Cara Perendaman Benih Dengan Pupuk Seperti Poc Gdm :
- Siapkan wadah atau tempat sebagai media untuk melakukan perendaman benih padi. Wadah yang bisa Anda gunakan yaitu ember, bak plastik atau wadah lain yang dapat Anda isi air untuk Anda seleksi.
- Masukkan pupuk poc gdm atau sejenisnya dengan Dosis 1 gelas atau sekitar 250 ml untuk 10 Kg benih. Lalu masukkan padi kedalam wadah lalu kemudian isi dengan air dan disertai dengan diaduk-aduk biar lebih cepat tercampur dengan merata.
- Masukkan benih padi kedalam larutan gdm atau sejenisnya & air. Benih padi yang bernas akan tenggelam, benih yang hampa atau kosong dan retak akan mengapung. lalu kemudian buang benih yang mengapung tersebut.
- Pilihlah benih yang tenggelam dengan sempurna lalu rendam benih padi selama 12 hingga 24 jam.
- Tiris dan kering anginkan benih padi tersebut.
- Benih padi siap untuk Anda tebar di lahan persemaian
- Benih padi yang direndam tersebut pertumbuhannya akan lebih cepat dan terbebas dari serangan berbagai penyakit.
Oiya, untuk anda yang sedang mengalami masalah pada ac yang ada dirumah anda, maka anda bisa mengunjungi sejasajogja.com, untuk mengatasi masalah yang anda alami.
Itu tadi sedikit artikel yang dapat kami bagikan semoga dapat membantu dalam usaha pertanian Anda dan apabila Anda ingin mengetahui informasi menarik mengenai Cara Merendam Benih Padi Dengan Mudah Dan Praktis maka Anda bisa klik tulisan biru diatas sekian.
Saya adalah penulis aktif di nyaribisnis.com, dan tugas utama saya adalah menyampaikan informasi tentang perkembangan teknologi, terutama di dunia teknologi informasi. Saya adalah individu yang selalu haus akan pengetahuan dan senang berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terkini dengan pembaca, membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih terinformasi dan produktif.

