Analisa Budidaya Jahe Merah

Analisa Budidaya Jahe Merah Beserta Hambatannya

Analisa Budidaya Jahe Merah Beserta Hambatannya

Analisa Budidaya Jahe Merah

Banyak sekali alasan kenapa usaha budidaya jahe merah masih saja menjadi alternatif bisnis yang menguntungkan, berikut adalah ulasan tentang analisa budidaya jahe merah sekaligu hambatan-hambatannya.

Ada beberapa faktor yang menguntungkan apabila Anda tertarik untuk membuka peluang bisnis tanam jahe merah ini. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

Faktor Yang Menguntungkan Bisnis Jahe Merah

  • Tingginya permintaan pasar akan jahe merah ini terbilang sangat tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri sekalipun.

Jahe merah sendiri masih menjadi kebutuhan pokok berupa rempah-rempah dan tanaman yang herbal, sehingga masih banyak sekali peminat dari jahe ini termasuk pada industri obat herbal yang sering membutuhkan jahe merah sebagai bahan untuk komplementer.

  • Tanaman jahe merah adalah salah satu jenis tanaman yang mudah untuk tumbuh dan bisa tumbuh di tanah dengan ketinggian antara 0 hingga 2.000 meter dibawah permukaan laut.

Tanaman jahe merah yang modern kini lebih banyak dibudidayakan di dalam polybag maupun karung. Untuk menanam jahe merah ini tidak membutuhkan jenis tanah yang khusus untuk menanamnya, asalkan tanah yang akan digunakan sebagai media masih subur dan kaya akan unsur hara untuk pertumbuhan jahe merah tersebut. Sehingga tanaman ini pun dapat untuk Anda tanam dipekarangan rumah dan tidak perlu membutuhkan lahan yang luas.

  • Nilai ekonomis dari jahe merah ini di pasaran masih terbilang menguntungkan, apalagi jika hasil panen jahe diolah ke produk turunannya. Misal sari jahe atau serbuk jahe tentu akan memiliki harga jual yang lebih tinggi daripada jahe mentahnya. Akan tetapi, jika jahe merah dijual dengan kondisi yang masih mentah pun jahe merah akan masih laku dipasaran karena tidak banyak orang yang membudidaya jahe jenis ini. Jahe merah saat ini hanya tersebar sebatas daerah Sukabumi, Taksimalaya dan sekitaranya saja.
  • Modal yang Anda perlukan untuk menekuni usaha ini cukuplah murah karena Anda hanya perlu menyediakan polybag atau karung serta bahan-bahan yang digunakan untuk pemeliharaanya yang tidak terlalu mahal.

Selanjutnya Anda buat analisis sederhanadari usaha budidaya jahe merah, mulai dari modal awal untuk memulai usaha, biaya untuk upemeliharaan, sampai dengan target omset, penjualan berdasarkan perkiraan hasil yang harus masuk akal.

Pada analisis usaha budidaya jahe merah kali ini, diasumsikan menggunakan 500 karung sebagai media untuk penanamanya.

Modal Awal Usaha Budidaya Jahe Merah

  • Karung 500 pcs dengan harga sekitar Rp750.000
  • Media untuk tanam dan Kompos Rp2.500.000
  • Pupuk NPK dengan harga Rp1.000.000
  • Benih jahe merah Rp2.500.000
  • Pupuk Cair kurang lebih Rp500.000
  • Lain-lain sekitar Rp500.000

= TOTAL Rp7.750.000

Menurut dari beberapa pengusaha jahe merah, rata-rata dari hasil panen jahe dalam satu karung atau polybag bisa menghasilkan kurang lebih sekitar 3 kg jahe merah.

Jadi, apabila Anda membuat 500 karung sebagai media tanamnya maka hasil panen yang dapat diharapkan adalah sekitar :

500 x 3kg = 1.500 kg

Harga dari jahe merah ini memang sering naik turun.

Biasanya nilai jual dari jahe merah ini berada pada range harga sekitar Rp20ribu hingga Rp25ribu per kilogramnya.

Kita ambil untuk harga tengahnya saja, yaitu Rp22.500 per kg. Maka hasil dari penjualannya adalah :

1.500kg x Rp22.500 = Rp33.750.000,-

Keuntungan bersih yang bisa Anda dapatkan dari penjualan jahe merah tersebut adalah :
Rp33.750.000 – Rp7.750.000 = Rp25.250.000,-

Angka ini merupakan perhitungan kasar, namun bisa untuk Anda jadikan acuan untuk melihat potensi usaha dari budidaya jahe merah.

Hambatan Dalam Analisa Budidaya Jahe Merah

Namun, dibalik dari kemudahan usaha budidaya jahe merah itu ada beberapa hambatan yang harus Anda perhatikan agar hambatan tersebut tidak sampai menggagalkan panen Anda. Hambatan-hambatan yang mungkin saja terjadi antara lain :

  • Kualitas jahe dari Indonesia dinilai masih dibawah dari kualitas jahe impor, sehingga diperlukan pola usaha yang baru yaitu pola budidaya jahe merah dengan cara organik untuk menarik minat pasar.
  • Tanaman jahe merah yang cenderung mudah mengalami serangan hama dan penyakit sehingga dapat menurunkan kualitas dari hasil panen.
  • Mencari pasar yang tepat. Di dalam hal ini mencari pembeli jahe merah dengan nilai jual yang normal masih terbilang sangat sulit. Hal ini membuat kebanyakan petani jahe menjual hasil jahe merahnya pada tengkulak dengan harga yang sangat murah.

Di dalam budidaya jahe merah bisa dikatakan masih susah-susah gampang.

Apabila Anda melakukan penanaman pada 1 polybag dan dapat menghasilkan kurang lebih 20 kg jahe merah atau bahkan lebih pada saat panen.

Dan jika ada 20 sak karung maka kan Anda adapat menghasilkan 400 kg disetiap panennya. Itu berarti Anda sudah dapat meraup keuntungan hingga 10 juta rupiah jika nilai jual per kilonya adalah 25 ribu.

Oiya, untuk anda yang sedang mengalami masalah pada ac yang ada dirumah anda, maka anda bisa mengunjungi sejasajogja.com, untuk mengatasi masalah yang anda alami.

Itulah sedikit ulasan yang dapat kami bagikan tentang Analisa Budidaya Jahe Merah Beserta Hambatannya yang bisa menjadi usaha sampingan yang cukup menguntungkan untuk Anda.

Dan apabila Anda ingin mengetahui tentang Cara Menanam Jahe Merah Dengan Tepat dan Benar maka Anda bisa langsung klik saja pada tulisan berwarna biru tersebut, sekian.