Saat memasak dalam skala besar, mengupas bawang putih bisa menjadi tantangan tersendiri karena kulitnya yang tipis namun sulit dilepaskan. apalagi jika tidak menggunakan teknik yang tepat. Melalui artikel ini, Anda akan menemukan cara cepat mengupas bawang putih yang praktis dan efisien, sehingga aktivitas memasak bisa berjalan lebih lancar dan hemat waktu.
Mengupas bawang putih kini bisa dilakukan lebih efisien dengan teknik sederhana, misalnya mengocoknya dalam wadah tertutup, merendamnya, atau menekan siungnya perlahan. Menariknya, beberapa teknik tersebut juga bisa digunakan sebagai cara cepat mengupas bawang merah, yang sering kali lebih licin dan menyengat mata.
Cara Cepat Mengupas Bawang Putih Hemat Waktu!

1. Kocok dalam Wadah Tertutup
Metode ini bekerja berdasarkan prinsip gesekan antar siung dan permukaan wadah. Saat bawang putih dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan dikocok dengan cepat, siung siung akan saling berbenturan dan bergesekan dengan dinding wadah. Gerakan inilah yang menyebabkan kulit kering bawang putih terlepas secara alami, tanpa perlu dikupas satu per satu dengan tangan.
2. Rendam dalam Air Hangat
Metode merendam bawang putih dalam air hangat adalah salah satu trik sederhana namun efektif untuk mengupas bawang putih tanpa banyak tenaga. Cara ini memanfaatkan suhu air untuk melonggarkan ikatan antara kulit luar dan daging siung, sehingga kulit jadi lebih mudah dilepaskan.
3. Menggunakan Tabung Silikon (Garlic Peeler)
Jika Anda ingin cara cepat mengupas bawang putih tanpa ribet dan tanpa membuat tangan bau, menggunakan Garlic Peeler berbahan silikon bisa jadi pilihan terbaik. Alat ini sangat populer karena bentuknya sederhana namun efektif, cocok digunakan di dapur rumah maupun restoran.
4. Mesin Pengupas Bawang
Mengupas bawang secara manual tentu menguras waktu dan tenaga. Untuk itulah mesin pengupas bawang hadir sebagai solusi modern yang praktis dan efisien terutama jika Anda perlu mengupas bawang dalam jumlah banyak setiap hari. Dengan teknologi otomatis, mesin pengupas bawang mampu membersihkan kulit bawang lebih cepat dan bersih daripada jika dilakukan secara manual.
Jenis Jenis Bawang Putih

Bawang putih memiliki berbagai varian yang dibedakan berdasarkan ukuran, rasa, warna kulit, hingga tempat tumbuhnya. Setiap jenis bawang putih memiliki keunggulan masing masing, baik dari segi aroma, tekstur, maupun kegunaan kuliner.
1. Bawang Putih Kating
Bawang putih kating adalah jenis bawang putih impor, terutama berasal dari Tiongkok, yang paling banyak digunakan di dapur-dapur rumah tangga maupun industri kuliner di Indonesia. Dalam dunia perdagangan, bawang ini terkenal karena tampilannya yang bersih, berkulit putih mulus, dan memiliki ukuran siung yang relatif kecil namun padat.
2. Bawang Putih Hardneck
Bawang hardneck memiliki cita rasa yang jauh lebih kompleks, dengan aroma yang khas dan terkadang memiliki rasa pedas awal yang berubah menjadi manis setelah dimasak. Karena keunikan rasa ini, bawang jenis ini sering digunakan dalam masakan Eropa atau kuliner gourmet seperti saus creamy, panggangan, atau campuran pada salad dan dressing.
3. Bawang Putih Softneck
Disebut softneck karena batang tengah umbinya lunak, Bawang putih iini adalah variasi yang paling sering ditemukan di pasar dan supermarket karena sifatnya yang mudah ditanam, produktif, dan memiliki umur simpan sangat lama bisa bertahan hingga 9 bulan jika disimpan di tempat kering dan sejuk.
Kesimpulan
Dengan memanfaatkan metode cepat seperti mengocok dalam wadah tertutup, merendam air hangat, atau memakai alat seperti garlic peeler dan mesin pengupas bawang, aktivitas di dapur jadi lebih efisien dan tidak memakan banyak tenaga. Dengan mengenali berbagai jenis bawang putih seperti kating, hardneck, dan softneck, Anda dapat menyesuaikan pilihan dan pengolahan bawang sesuai kebutuhan secara lebih praktis dan efisien.
