Cara Membuat Kerupuk Kulit Ikan Khas Indramayu
Cara Membuat Kerupuk Kulit Ikan khas Indramayu ini merupakan makanan khas Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Namun kerupuk ikan ini pasti sudah Anda sering lihat atau sudah sering Anda konsumsi.
Hampir semua jenis kulit ikan bisa diolah menjadi kerupuk. Pada umumnya yang memproduksi olahan kerupuk ikan ini adalah home industri yang memanfaatkan limbah ikan dari beberapa industri pengolahan makanan berbahan dasar ikan yang tidak menggunakan kulit ikan.
Bahan:
- Kulit Ikan
- Bahan Pengeras / Firming Agent
- Garam : 25 gram
- Bawang putih : 5 siung
- Ketumbar : 2 sendok teh
- Asam : 5 gram
- Air : 250 ml
- Minyak Goreng
- Bahan Pengemas
*Tahap Pembuatan Kapur Sirih
- Pada prinsipnya, kapur sirih merupakan batu gamping atau kapur tohor ynag direndam dalam air secara terus- menerus selama +7 hari, hingga menjadi bubur kapur yang lembut.
- Mengingat bahwa wadah yang tekah dipakai untuk proses perendaman tersebut akan menjadi rusak (tidak apat dipakai lagi),setelah proses perendaman selesai, disarankan untuk menggunakan wadah yang memang sudah tidak pakai lagi.
Urutan Langka Kerja Proses Pembuatan Kapur Sirih
- Siapkan wadah yang tidak dipakai lagi namun tidak bocor
- Masukkan batu gamping sebanayak +1 kg ke dalam tempat tersebut
- Tuangkan air bersih ke dalam tempat tersebut hingga sekuruh batu gamping terendam dengan baik (melampaui batas terendam). Sesaat kemudian, akan tampak adanya gelembung-gelembung seperti halnya pada air mendidih dan batu gamping akan menjadi terpecah-pecah. Pada peritiwa itu ada kemungkinan volume air akan menyusut, apabila terjadi hal demikian tambahkan air bersih lagi hingg melampaui batas terendam. Penambahan air dilakukan setiap hari volume air menyusut (gamping tampak tidak terendam) dan secara terus-menerus hingga gelembung-gelembung tidak tampak atau muncul lagi. Tidak munculnya gelembung menunjukkan bahwa proses pencampuran batu gamping dan air telah selesai.
- Simpan gamping hasil perendaman tersebut, selama 24 jam. Pada hari berikutnya, tambahkan lagi air hingga melampaui batas terendam, apabila hancuran batu gamping tersebut nampak menyembulkan atas permukaan air.
- Perendaman dilakukan selama +7 hari, dengan setiap kali dilakukan penambahan air apabila tampak air menyusut.
- Pada hari ke 8, biasanya rendamab batu gamping tersebut telah jadi kapur sirih.
Tahap Persiapan Bahan Baku
- Tahap persiapan bahan baku terdiri atas kegiatan pemilihan dan pemisahan (sortasi) dan kegiatan pengerasan kulit ikan (perendaman dalam larutan kapur sirih).
- Kondisi Kulit Ikan, Kulit ikan yang diperoleh dari beberapa perusahaan, ada yang masih dalam kondisi basah, namun ada pula yang sudah diawetkan sementara yaitu dengan dikeringkan.
- Sortasi dan Pembersihan, Kegiatan sortasi dilakukan dengan tujuan untuk memisahkan antara kulit ikan yang memenuhi persyaratan dengan kulit ikan yang tidak memenuhi. Di samping itu, juga untuk memisahkan antara kulit ikan dengan bagian-bagian lain yang terikut (sirip,ekor,isi dan perut).
- Pencucian I dan Penirisan, kulit-kulit ikan yang lolos sortasi (terpilih),dicuci dengan air hingga benar-benar bersih dan kemudian ditiriskan.
- Sanitasi, Khusus untuk kulit ikan yang tercampur dengan bagian lain yang kotor, tidak cukup dilakukan pencucian saja, namun perlu disanitasi hingga bersih dari cemaran mikroorganisme. Adapun sanitasi tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut: -Buat larutan perendam berupa larutan kaporit 0,25% (2,5 g kaporit dalam tiap 1 liter air bersih).
- Pencucian II dan Penirisan,
- Pengerasan,
Demikian penjelasan mengenai cara membuat kerupuk kulit khas indramayu, dan jika kalian ingin mempelajari tentang cara membuat emping jagung. usaha kerupuk kulit ikan semoga bermanfaat.
Sebagai penulis di nyaribisnis.com saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, terutama dalam dunia IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan dengan senang hati berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terbaru dengan para pembaca kami.

