Cara Memilih Jagung
Jagung adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia. Pada masa kini, jagung juga sudah menjadi komponen penting pakan ternak. Penggunaan lainnya adalah sebagai sumber minyak pangan dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan hasil jagung menjadi bahan baku berbagai produk industri farmasi, kosmetika, dan kimia.
1. Perhatian kesegaran jagung
Tips pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan memperhatikan kelembaban dari daun jagung tersebut. Daun jagung dengan kualitas baik juga memiliki daun yang mampu menutupi hingga bonggolnya. Selain itu, kita juga disarankan membeli jagung dengan kualitas yang masih segar yaitu dengan posisi atas yang tidak kering dan masih lembab sebab itu mengindikasikan kesegaran dari jagung yang akan kita beli.
2. Belilah jagung dengan berat daun yang seimbang
Saat kamu membeli jagung maka perhatikan juga bagian daunnya. Apabila daun tersebut memiliki berat yang seimbang antara satu dan lainnya maka dapat dikatakan bahwa jagung tersebut dalam keadaan yang baik dan layak untuk dikonsumsi. Sementara bagi jagung dengan berat daun tidak seimbang dapat menjadi indikasi bahwa daun tersebut telah dimakan jamur maupun serangga.
Jagung memiliki rumbai pada bagian ujungnya, rumbai tersebut dapat mengindikasikan beberapa hal yang berkaitan dengan kesegaran dan kualitas dari jagung. Rumbai dengan warna kuning kecokelatan dan lengket, namun lembut merupakan indikasi bahwa jagung tersebut dalam keadaan segar. Sementara jika rumbai terasa kering maka bisa menjadi indikasi bahwa jagung telah dipanen beberapa hari sebelumnya. Selanjutnya apabila rumbai telah berwarna hitam dan terasa basah karena bisa jadi jagung sudah tua.
3. Perhatikan batang bawah jagung
Batang bawah pada jagung juga dapat menunjukkan kualitas serta kesegaran dari jagung yang akan kita beli. Batang bawah jagung yang berwarna cokelat menjadi indikasi bahwa jagung tersebut sudah tua dan bisa jadi tidak segar lagi. Maka pilihlah jagung dengan batang bawah yang masih terlihat segar dan lembab agar kualitasnya masih baik dan aman untuk dikonsumsi.
4. Pilihlah kualitas biji yang bagus
Hal selanjutnya yang dapat dilihat dari jagung adalah melalui pengecekan biji jagung tersebut. Biji jagung yang baik memiliki penampilan yang gemuk dan kencang, sebaliknya apabila biji jagung terasa licin maka bisa jadi jagung telah mengering. Selain itu, untuk ukuran dari biji jagung tersebut pilihlah yang berukuran mungil namun padat. Sebab jika membeli jagung dengan biji berukuran besar-besar, maka bisa diasumsikan bahwa jagung tersebut terlalu tua dan memiliki banyak pati.
5. Lihat bagian rumbainya
Jagung memiliki rumbai pada bagian ujungnya, rumbai tersebut dapat mengindikasikan beberapa hal yang berkaitan dengan kesegaran dan kualitas dari jagung. Rumbai dengan warna kuning kecokelatan dan lengket, namun lembut merupakan indikasi bahwa jagung tersebut dalam keadaan segar. Sementara jika rumbai terasa kering maka bisa menjadi indikasi bahwa jagung telah dipanen beberapa hari sebelumnya. Selanjutnya apabila rumbai telah berwarna hitam dan terasa basah karena bisa jadi jagung sudah tua.
Jenis Jenis Jagung
1. Jagung Gigi Kuda (Dent Corn)
Memiliki ciri khas berupa lekukan di bagian tengah atau bagian atas biji. Bijinya juga berukuran besar dan terbagi dalam beberapa baris dan berwarna kekuning kuningan, bisa putih atau kadang-kadang bisa juga berwarna lain, dan sangat cocok dibuat menjadi tepung jagung. Di Negara Indonesia jenis dari jagung gigi kuda ini jarang sekali ditanam karena ketahanannya tidak mampu terhadap hama bubuk. Sedangkan di Amerika, jenis jagung ini sering dijadikan sebagai makanan ternak.
2. Jagung Mutiara (Flint Corn)
Jenis jagung seperti ini memiliki ciri khas dari bentuk biji yang agak bulat dan ukurannya yang lebih kecil dari pada jenis biji jagung gigi kuda. Warna biji bervariasi, yakni berwarna putih, kuning, dan ada juga yang merah. Jagung mutiara paling banyak ditanam di dunia. Di Negara Amerika Serikat dan Negara Argentina sebagian besar jagung mutiara juga digunakan untuk berbagai keperluan pakan ternak. Di Indonesia jagung ini dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi manusia dan juga pakan ternak.
3. Jagung Manis (Sweet Corn)
Ciri khas dari jagung manis adalah biji-biji yang masih sangat muda dan bercahaya kemudian berwarna jernih seperti kaca sedangkan biji yang telah masak dan kering akan menjadi berkerut. Jagung manis biasa diolah sebagai masakan seperti campuran Sayur Asem dan Sayur Bayam, Bakwan Jagung hingga Jagung Bakar
4. Jagung Berondong (Pop Corn)
Ciri jagung berondong adalah bijinya kecil dan hampir seluruh endosperm merupakan bagian yang keras, sehingga jika dipanaskan dapat mengembang 10-30 kali volume asal. Jenis jagung ini dibedakan atas dua tipe yaitu rice popcorn yang bijinya pipih, meruncing, serta pear popcorn yang bijinya bulat. Jagung ini cocok dijadikan aneka makanan kecil.
5. Jagung Pod (Pod Corn)
Jagung ini pertama kali ditemukan di Amerika Selatan. Ciri khas jagung ini adalah bijinya diselubungi oleh kelobot sehingga biji Pod corn seolah-olah tidak tampak.
6. Jagung Ketan (Waxy Corn)
Jagung ketan biasanya disebut jagung pulen karena kadar amilo peptinnya tinggi. Bijinya kecil berwarna mengkilap seperti lilin dan zat patinya menyerupai tepung tapioka. Jagung ini berasal dari Asia dan memiliki ekonomis tinggi sebab dapat menggantikan kedudukan tepung tapioka dan bahan pengganti sagu serta cocok untuk bahan pakan ternak.
7. Jagung Tepung (Flour Corn)
Jenis jagung ini dikembangkan di Amerika Selatan. Ciri khas jagung tepung adalah hampir seluruh bijinya terdiri atas pati yang menyerupai tepung dan lunak, sehingga apabila terkena panas akan mudah pecah. Jenis jagung ini cocok diolah menjadi tepung maizena.
Demikianlah informasi penting yang berkaitan dengan Usaha Marning Jagung, Yakin Gak Mau Untung Besar Dengan Modal Kecil jika anda ingin juga belajar yang lainya mengenai usaha contohnya usaha marning jagung dan analisa usahanya. Semoga dengan informasi yang sudah saya sampaikan dan bagikan sedari tadi bisa menjadi bermanfaat kepada para pembaca ataupun kepada para pelaku marning jagung seperti saya.
Sebagai penulis di nyaribisnis.com saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, terutama dalam dunia IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan dengan senang hati berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terbaru dengan para pembaca kami.
