Kegunaan kulit buah kelapa yang selama ini cuma dibuang dapat dijadikan produk yang bermanfaat untuk lingkungan dan membawa nilai ekonomis di perdesaan. Serpihan batok kelapa dapat diolah menjadi sabut yang merupakan bahan dasar sapu, tali, dan tikar.

Kulit buah kelapa ialah bagian mesokarp yang berupa serat kasar kepala. Kulit kelapa ialah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan limbah yang hanya ditumpuk di bawah pohon kelapa dan kemudian dibiarkan membusuk atau mengering. Sebagian besar penggunaannya ialah biasa sering digunakan untuk kayu bakar.
Masyarakat membuat sabut menjadi tali dan menganyamnya menjadi kesed. Padahal sabut kelapa masih mempunyai nilai ekonomi yang sangat baik. Ketika serat sabut dipecah, sabut kelapa dan debu sabut diproduksi. Namun, produk utama dari sabut adalah sabut.
Berbagai jenis hasil samping dihasilkan dari produk sabut kelapa dengan manfaat yang luar biasa.Di beberapa negara, termasuk Indonesia, sabut kelapa diolah menjadi pupuk bagi tanaman. Sabut kelapa selalu dipandang sebelah mata. Dikarenakan dianggap sampah yang hanya bisa menumpuk dan dibiarkan membusuk atau mengering.
Lain halnya dengan bagian pohon kelapa yang lain, seperti daunnya yang bisa dijadikan daun atau sebagai alat pembungkus makanan. Buah kelapa yang bisa dijadikan santan dan berbagai olahan kuliner, air kelapa yang bisa diminum, bahkan kelapa. kerang dapat digunakan sebagai bahan kerajinan.
Kegunaan Kulit Buah Kelapa
1. Untuk bahan bakar
Kegunaan kulit buah kelapa ini yang pertama ialah bisa kita jadikan sebagai bahan bakar untuk memasak. Orang-orang zaman dulu sering sekali menggunakan kulit kelapa dan sabut kelapa untuk bahan bakar sebelum adanya kompor gas dan juga kompor minyak.
Penggunaan bahan bakar sudah lebih modern. Ada halnya manfaat kulit kelapa ini masih bisa kita gunakan sebagai bahan bakar untuk membuat briket arang. Kegunaan kulit buat kelapa untuk pembuatan briket arang yaitu kulit kelapa ini dapat digunakan sebagai briket arang untuk bahan bakar yang ramah lingkungan. Dikarenakan emisi yang dihasilkan tidak seperti bahan bakar pada umumnya sehingga aman untuk lingkungan.
2. Kulit buah kelapa untuk tanaman
Kegunaan kulit buah kelapa untuk media tanaman. Kulit buah kelapa memiliki tingkat pH yang netral, dan sangat berbeda dengan lumut gambut yang sangat asam sehinnga jika kita gunakan sebagai media tanaman akan membuat tanaman bisa tumbuh dengan baik. Terutaman untuk tamanan bunga dan sanyuran.
Tanaman bunga dan sayur juga bisa tumbuh dengan baik dalam kondisi media tanah yang netral hingga basa. Jika kita menanan bunga dengan media tanah saja, maka kita membutuhkan campuran dari batu kapur untuk menetralkan tanah yang asam.
Jika kita tambahkan kulit buah kelapa di atasanya, maka kita tidak memerlukan pengunaan batu kapur tersebut. Kulit sabut kelapa juga bisa meningkatkan drainase tanah pada tanaman sekaligus membantu mempertahankan kelembapan tanah di daerah yang cepat kering.
Hal ini dikarenakan kulit buah kelapa bisa menciptakan kantong udara dalam tanah yang memungkinkan kelembapan berlebih akan langsung mengalit ke akar. Ditambah lagi kegunaan kulit buah kelapa juga mempunyai kandungan sendikit unsur hara sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu.
Kegunaan kulit dan sabut kelapa untuk dijadikan sebagai pupuk tanaman. Kandungan kalium dalam sabut dan kulit kelapa ternya bisa kita jadikan sebagai sumber kalium organik untuk menggantikan pupuk KCI.
Pupuk organik yang dibuat dengan menggunakan sabut dan kulit kelapa bisa menyimpan air sebanyak 60%mlebih banyak dibandingkan dengan pupuk lainnya. Sehingga bagi daerah perkebunan atau pertanian yang curah hujannya rendah atau juga sering mengalami kekeringan. Maka tumbuhannya bisa tetap mendapat asupan air yang disimpan di dalam sabut kelapa tersebut.
3. Manfaat Kulit kelapa unutk kesehatan tubuh
Manfaat kulit buah kelapa ini ialah bisa untuk kesehatan tubuh. Hal ini didapatkan dari sebuah penelitian dilakukan oleh 3 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang yang menemukan manfaat dari ekstrak kulit kelapa.
Ekstra kulit buah kelapa memiliki kandungan antibiotik alternatif yang bisa digunakan terapi infeksi bakteri staphylococcus aureus yang resisten terhadap metisilin. Staphylococcus aureus ini bisa menyebabkan infeksi yang bisa mengakibatkan bakteremia, pneumonia, endokarditis atau, dan juga osteomielitis atau infeksi yang terjadi pada tulang.
Saya adalah penulis di nyaribisnis.com yang penuh minat dalam perkembangan teknologi, khususnya di sektor IT. Saya senang belajar hal-hal baru dan sangat antusias dalam berbagi wawasan seputar dunia bisnis dan berbagai tips terkini dengan pembaca kami

