Cara Menanam Semangka Dengan Mudah Untuk Pemula

Cara Menanam Semangka Dengan Mudah Untuk Pemula

Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menanam semangka, simak semua langkah-langkah dan ulasan yang ada di artikel ini, supaya semangka yang kalian budidayakan, mendapatkan hasil yang melimpah, buah besar manis, dan menguntungkan tentunya.

Buah semangka atau nama latinnya Citrullus lanatus, masuk ke dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman jenis rambat yang sangat cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Semangka sendiri merupakan buah yang memiliki rasa yang cukup segar, manis dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

Dan hal inilah yang membuat buah semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan sangat mudah di pasar tradisional, kios buah bahkan di supermarket yang ada di Indonesia.

Cara Melihat Kondisi Iklim

Cara Menanam Semangka

Menurut teori, curah hujan yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar antara 40-50 mm/bulan. Lalu untuk suhu udara yang sangat ideal untuk tanaman semangka adalah rata-rata berkisar 20-30 mm. Cuaca yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman semangka adalah berkisar 25-28 derajat celcius.

Untuk kondisi sinar matahari yang optimal, 5-6 jam/hari tanaman semangka terkena sinar matahari, Kadar kelembaban udara harus normal dan juga tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Cara Memperhatikan Media Tanam

Untuk media tanah harus mengandung bahan organik, anorganik, unsur hara cukup tinggi, gembur dan subur. Untuk kadar keasaman tanah sendiri adalah normal, yaitu berkisar 6-6,7. Media tanah yang ideal untuk tanaman semangka sebaiknya tanah yang berjenis porous atau tanah yang bersarang. Dan juga lahan harus memiliki drainase yang sangat baik dan tanah yang tidak tercemar oleh beberapa hama tanaman yang akan merusak kondisi dari buah semangka itu sendiri.

Cara Mengatur Ketinggian Tempat 

Dan juga untuk ketinggian tempat yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar 300 meter diatas permukaan laut, dan bisa ditanam juga didaerah seperti pantai dengan ketinggian dibawah 100 meter diatas permukaan laut dan didaerah seperti perbukitan yang lebih dari 300 meter diatas permukaan laut.

Cara Menanam Semangka dan Hama yang Menyerang Tanaman Semangka

Cara Menanam Semangka

Setiap kita membudidayakan sesuatu tanaman, entah itu jagung, kedelai, semangka, dan tanaman organik lainnya, tentu kita tidak bisa menghindari sesuatu hal yang disebut dengan hama dan penyakit, kedua hal ini selalu muncul dan kita sebagai seorang pembudidaya harus dapat mengatasi hal ini, jika tidak, kita tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Dibawah ini, kita akan mengetahui dan belajar mengenai hama-hama yang menyerang tanaman semangka.

Ulat Tanah

Hama jenis ini menyerang tanaman pada malam hari, sedangkan pada siang harinya bersembunyi di dalam tanah atau di balik mulsa PHP. Ulat tanah menyerang batang tanaman yang masih muda dengan cara memotongnya, sehingga sering dinamakan juga ulat pemotong.

Ulat Jengkal

Gejala serangan ulat ini ditandai pada tepi daun muda terdapat bekas gigitan serangga yang makin lama makin makin ke tengah hingga tersisa tulang daunnya. Cara untuk membasmi hama ini adalah dengan melakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif seperti sipermetrin, kartophidroklorida, atau dimehipo dengan dosis yang sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat.

Lalat Buah

Lalat betina dewasa menyerang tanaman semangka dengan cara memasukan telurnya ke bagian dalam buah, lalu kemudian telur yang ada berubah menjadi larva, larva-larva inilah yang akhirnya akan memakan buah semangka dari dalam sehingga buah akan menjadi busuk.

Layu Bakteri

Penyakit ini sangat sering merusak hasil tanaman, Serangannya disebabkan oleh bakteri. Upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kadar pH tanah, memusnahkan tanaman yang terkena serangan, melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan secara kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan seperti antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, atau oksitetrasiklin dengan dosis sesuai pada kemasan.

Layu Fusarium

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit layu fusarium hampir sama dengan gejala layu bakteri, yang membedakan hanyalah dari penyebabnya. Layu fusarium disebabkan oleh serangan cendawan. Untuk upaya pengendalian yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kadar pH tanah, dan memusnahkan tanaman yang terserang.

Busuk Phytophora

Penyakit ini menyerang semua bagian tanaman. Batang yang terserang ditandai dengan bercak coklat kehitaman dan kebasah-basahan. Serangan serius menyebabkan tanaman layu. Daun semangka yang terserang seperti tersiram air panas. Buah yang terserang ditandai dengan bercak kebasah-basahan yang menjadi coklat kehitaman dan lunak.

 Tahap Panen Semangka

Ingat, cara menanam semangka yang baik dapat meningkatkan produksi semangka itu sendiri. Buah semangka dapat dipanen pada umur kurang lebih sekitar 60-70 HST, dan juga tergantung dari jenis dan varietas tentunya.

Ciri-ciri dari buah semangka yang siap panen adalah warna kulit buah semangka telah mulai memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta dengan tangkainya dan dipanen saat cuaca sedang cerah.