Pada dasarnya seluruh bahan organik lambat laun akan lapuk dan terurai dengan sendirinya. Hasil pelapukan bahan organik ini yang umum dikenal masyarakat sebagai kompos. Kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang dikenal luas di masyarakat. Cara pembuatan pupuk kompos yang sederhana bisa kita lakukan sendiri di rumah.
Kompos berasal dari hasil pelapukan dari bahan organik, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Bila didefinisikan secara lengkap, maka kompos adalah sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami pelapukan, bentuknya berubah (menjadi seperti tanah), tidak berbau, dan mengandung unsur yang dibutuhkan tanaman.
Terdapat beragam manfaat dari penggunaan kompos untuk budi daya tanaman. Penambahan kompos pada media tanam memiliki manfaat dan kelebihan sebagai berikut :
- Merupakan sumber hara makro dan mikromineral secara lengkap, walaupun dalam jumlah relatif kecil.
- Dalam jangka panjang, kompos dapat memperbaiki pH pada tanah masam.
- Mengandung humus yang sangat dibutuhkan untuk peningkatan hara makro dan mikro pada tanah
- Memperbaiki struktur tanah yang semula padat menjadi lebih gembur
- Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah
- Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
- Menekan pertumbuhan / serangan penyakit tanaman
Pembuat Pupuk Kompos Sederhana
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan beragam penelitian yang telah dilakukan, dewasa ini semakin banyak dikenal berbagai bahan dan metode pembuatan kompos. Sejatinya pembuatan kompos juga harus disesuaikan dengan tujuan pembuatan kompos, sehingga bahan dan manfaat kompos akan sesuai dengan yang diharapkan.
Salah satu bahan yang sangat potensial untuk diolah menjadi kompos adalah sampah organik rumah tangga. Pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos memiliki manfaat ganda, yaitu mengatasi masalah sampah rumah tangga, sekaligus mendapatkan pupuk organik yang sangat bermutu. Syarat pertama dan utama dalam pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos adalah pemilahan sampah. Sampah rumah tangga harus selalu dipilah menjadi sampah organik dan anorganik. Hanya sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos.
Cara pembuatan pupuk kompos dari sampah rumah tangga sangat mudah dan sederhana. Alat dan bahan yang diperlukan cukup murah dan mudah diperoleh. Alat dan bahan yang diperlukan adalah :
Bahan :
- Sampah organik (sisa sayuran, nasi, sisa buah-buahan, dan seluruh sampah yang berasal dari bahan organik/bahan alami) .
- Serbuk gergaji / tanah / pupuk kandang
- Aktivator yaitu zat yang akan mengaktifkan kerja organisme pengurai sehingga akan mempercepat proses pembusukan dan penguraian bahan organik. Terdapat banyak jenis aktivator yang beredar di pasaran. Yang umum digunakan salah satunya adalah EM4.
- Air
Alat :
- Alat pemotong/pencacah misalnya pisau.
- Tempat menampung sampah, dapat menggunakan ember bekas cat dan wadah bekas lainnya.
- Alat pengaduk
- Ember/wadah untuk melarutkan aktivator.
Pembuatan Pupuk Kompos Dengan Memanfaatkan Sampah Rumah Tangga
- Cacah sampah organik rumah tangga hingga berukuran kecil (semakin kecil, semakin cepat pengomposan berlangsung)
- Tambahkan kompos jadi/tanah/pupuk kandang/serbuk gergaji sebagai inokulan
- Larutkan aktivator dengan air. Tuangkan larutan aktivator/starter kompos (contoh : EM4) ke bahan kompos. Aduk rata.
- Tambahkan lagi larutan aktivator bila campuran terlalu kering
- Masukkan dalam wadah pengomposan
- Tutup rapat
- Aduk seminggu sekali agar aerasi (aliran udara) dalam wadah berlangsung baik.
- Selama proses pengomposan, suhu dalam wadah akan naik tanda bahwa mikroorganisme sedang bekerja)
- Memasuki minggu 7-8 pengomposan selesai, suhu dalam wadah normal kembali.
- Kompos yang sudah jadi siap digunakan. Bisa dilakukan pengayakan dan pengemasan untuk skala usaha.
- Kompos yang baik berwarna cokelat kehitaman, berbau tanah, dan berbutir halus.
Baca juga: Cara Mudah Membuat Minyak Goreng dari Kelapa
Tips Menjalankan Bisnis Pupuk Kompos
Ketika kita memutuskan untuk merintis suatu bisnis yaitu bisnis pupuk kompos, kalian harus memperhatikan beberapa hal agar bisnismu bisa maksimal dalam bekerja.
Berikut adalah pembahasannya:
1. Perhatikan Potensi Bisnis Pupuk Kompos
Sebelum kalian memulai bisnis ini, kalian harus melihat dahulu bagaimana kelihatannya prospek di sekitar lingkungan kalian. Kalian bisa melakukan survey dengan beberapa hal.
Untuk wilayah sekitar pasar, seperti ini contohnya:
- Berapa harga pupuk di pasar?
- Apa saja jenis pupuk yang dijual?
- Berapa banyak bisnis pupuk yang sudah ada?
Dan jika kalian ingin menjualnya secara online, berikut caranya:
- Siapa kompetitor kamu pada media penjualan online?
- Bagaimana cara mereka mempromosikan produknya?
2. Mempelajari Ilmu Pertanian
Sebagai pemilik bisnis yang baik, kalian juga harus bisa memberikan informasi yang dapat mengedukatif.
3. Mengetahui Jenis Pupuk di Pasaran
Perlu kalian ketahui bahwa ada banyak jenis pupuk yang dijual belikan. Apabila kita menjual pupuk dengan jenis yang lengkap pastinya akan memberikan nilai plus untuk para pelanggan.
4. Melakukan Penjualan via Online
Sekarang ini memang semuanya sudah serba modern dan canggih. Kita bisa memanfaatkannya dengan ikut serta melakukan penjualan lewat media online. Media online ini bisa berupa website, media sosial, dan juga e-commerce.
Dengan menggunakan penjualan lewat online pastinya jangkauan pasar lebih jauh dan juga luas. Hal ini akan berdampak baik bagi penjualan produk kalian.
5. Jangan Sampai Kekurangan Modal Bisnis
Untuk memulai bisnis tentunya kita harus menyiapkan modal yang bisa mencukupi kekurangan.
Meskipun awalnya kalian memulai bisnis pupuk organik ini dengan modal yang kecil, tetapi bila nantinya bisnis kalian berkembang, pasti ada kalanya kalian harus menambah modal.
Saya, seorang penulis yang berperan di nyaribisnis.com, menaruh perhatian khusus pada perkembangan teknologi, terutama di dunia teknologi informasi. Saya adalah seorang pembelajar yang tak pernah berhenti dan senang berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terbaru dengan pembaca, membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih terinformasi dan berhasil.

