nata de pina

Cara Pembuatan Nata de Pina dengan olahan Limbah Nanas

Artikel kali ini saya akan membahas tentang cara pembuatan nata de pina, nata de pina adalah nata yang diolah dari limbah nanas. ada juga cara pembuatan nata de coco

Nata merupakan selulosa yang dibentuk oleh bakteri acetobacter xylinum, berkalori rendah, kadar serat 2,5 %, dan memiliki kadar air 98%. Serat yang ada dalam nata tersebuat sangat penting dalam proses fisiologis, bahkan dapat membantu  para penderita diabetes dan memperlancar percernaan makanan atau dalam saluran percernaan. Oleh karena itu dapat dipakai sebagai sumber makanan.

Cara Pembuatan Nata de Pina

Nata de pina kalori rendah dan untuk keperluan diet bahan baku yang sudah umum digunakan sebagai media untuk membuat nata adalah air kelapa, yang prosuknya dikenal dengan nama nata de coco. Nata juga dapat dibuat dengan bahan-bahan media lainnya yang cukup mengandung gula. Gula yang terkandung dalam bahan tersebut dapat dimanfaatkan oleh A. Xylinum untuk membantu nata.

Bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai media tersebut antara lain adalah kedelai (nata de soya), tomat (nata de tomato) dan nanas (nata de pina). Pada prinsipnya medium nata adalah cairan yang mengandung gula, oleh karena itu limbah buah-buahan, termasuk limbah nanas juga bisa digunakan sebagai medium nata depina. Selain buahnya limbah nanas juga dapat dipakai sebagai bahan baku nata de pina.

Resep Pembuatakn Nata de Pina

Bahan-bahan:

  • Gula pasir
  • Asam Cuka
  • Cairan bibit atau kultur murni nata
  • Amonium Phospat (sumber nitrogen)

Alat-alat:

  • Pisau
  • Talenan
  • Panci
  • Blender
  • Kompor
  • Saringan
  • Pengaduk
  • Nampan

Langkah Pembuatannya:

  1. Bahan yang digunakan adalah buah atau limbah nanas yang berupa kulit, empulur dan mata nanas serta buah nanas masak optimium. Buah nanas dikupas dan dibersihkan mata serta empulurnya kemudian dicuci.
  2. Bahan dihancurkan dengan blender dan dimasukan sampai mendidih kemudian disaring
  3. Hasil saringan ditambah gula 10 gram per liter dan sebagian alternatif bisa ditambahkan ammonium phospat 10 gram per 5 liter untuk memperkaya kandungan nitrogen dalam media kemudian didihkan lagi.
  4. Setelah memendidih biarkan 10 menit dan ditambahkan asam cuka sebanyak  30 ml per liter atau sampai pH 4,5 kemudian dimasukan ke dalam nampan plastik yang sudah di strilkan dengan cara dijemur atau dicuci dengan alkohol dan ditutup dengan kertas koran yang sudah disterilkan dengan cara disterilkan atau dioven dan diikat sampai rapat. Untuk starter/bibit nata dimasukan ke dalam botol yang sudah disterilkan.
  5. Setelah dingin atau 7-8 jam,cairkan stater dimasukan ke dalam nampan atau botol sebanyak 20 % dan ditutup kembali.
  6. Biarkan selama 7 – 10 hari (fermentasi), setelah terjadi penggumpalan dinamakan pelikel dipotong-potong kecil, ditiriskan dan direndahkan dalam selama 2-3 hari  hari untuk menghilangkan asamnya. Selama perendaman air sering diganti.
  7. Potong pelikel (nata) direbus selama 30 menit lalu ditiriskan.