penggemukan-kambing

Tips Sukses Cara Ternak Kambing Etawa Mudah dan Efisien

Pada Artikel kali ini saya akan menjelaskan cara ternak kambing etawa yang mudah,efisen dan menguntungkan. Yuk! Simak penjelasannya.

1. Mengenal Cara Ternak Kambing Etawa

cara-ternak-kambing-etawa

Kambing etawa super menjadi primadona bagi para pecinta dan peserta kontes kambing. Kambing ini memiliki tubuh besar, mudah dipelihara dan tentunya harga jual yang tinggi.

2. Pemilihan Bibit Indukan Unggul

Kambing etawa yang baik untuk dijadikan pejantan adalah ternak yang memiliki postur punggung yang lurus, besar, kaki kokoh, tidak ada cacat fisik, serta sudh berumur lebih dari 1,5 tahun.

Sedangkan kambing betina yang bagus untuk dijadikan indukan memiliki ciri berkaki lurus, bentuk tubuh proporsioal, bersikap jinak, memiliki jumlah puting lengkap dan jika diraba terasa kenyal, serta kambing bebas dari penyakit.

3. Persiapan Lokasi Ternak dan Kandang

Dalam pembuatan kandang kambing harus disesuaikan dengan jumlah ternak yang ingin dipelihara. Pada umumnya, seekor kambing membutuhkan luas tempat sekitar 1 m x 1,5 m = 1,5 m2.

Sehingga jika anda berencana untuk memelihara 10 ekor kambing, maka luas kandang yang dibutuhkan sekitar 15 meter persegi.

Ukuran kandang yang biasa digunakan untuk ternak kambing etawa adalah sebagai berikut:

  •  beranak: 120 cm x 150 cm per ekor
  •  indukan: 100 cm x 150 cm per ekor
  •  anakan: 100 cm x 125 cm per ekor
  •  pejantan: 120 cm x 150 cm per ekor

4. Pemberian Pakan dan Nutrisi Cara Ternak Kambing Etawa

Untuk anda yang baru memulai merintis usaha peternakan kambing etawa, dapat membuat pakan ekstra bernutrisi dengan cara mencampur bekatul dan konsentrat perbandingan 3:1 atau memberikan bekatul (50%), bungkil kelapa (25%), dan bungkil kacang-kacangan (25%).

Pemberian pakan bisa diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore). Untuk volume kira kira berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5 – 2,5 liter per ekor per hari, dan rumput gajah, dan garam beryodium secukupnya.

Sementara itu, untuk kambing yang tengah hamil, induk menyusui, dan pejantan yang sering dikawinkan perlu makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari. Waktu yang baik untuk memberi makan kambing adalah pukul pagi 08.00 – 09.00 dan sore 15.00 – 16.00.

5. Reproduksi Kambing Etawa

cara-ternak-kambing-etawa

Pada dasarnya, kambing etawa disebut sebagai mamalia yang memiliki reproduksi tinggi. Kambing etawa bisa melahirkan sebanyak tiga kali dalam dua tahun dimana satu kehamilan rata-rata melahirkan 1-3 anak kambing.

Pada saat mulai memasuki masa reproduksi, betina kambing etawa akan mulai bisa disebut dewasa setelah berumur 6 bulan, dan siap dikawinkan ketika telah berumur 10-12 bulan.

Lama waktu birahi sekitar  1 – 2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 17 – 21 hari. Ciri-ciri kambing yang sedang birahi dapat dilihat dari tingkah lakunya, yakni tampak lebih gelisah, nafsu makan dan minum menurun, selalu mengibaskan ekornya, kencing lebih sering, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah.

Lama waktu atau periode kehamilan (bunting) dari indukan kambing betina adalah sekitar 5 bulan. Dan setelah melahirkan, induk kambing perlu masa istirahat selama 2 bulan.

Pada masa tersebut, pola makan serta kebersihan ternak kambing sangat perlu dijaga untuk menghindari terjangkitnya cacingan dan terkena penyakit skabies/kudisan.

6. Masa Panen dan Penjualan

Periode panen yang paling baik dan menguntungkan tentunya ketika menjelang hari raya keagamaan, seperti Lebaran dan Idul Adha dimana permintaan daging untuk konsumsi dan qurban sangat tinggi.

Seperti harga hewan ternak lainnya, harga kambing etawa juga berfluktuasi dan tidak sama antar satu daerah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi, misalnya permintaan di musim hari raya, jumlah suplai di pasaran, kualitas dari ternak itu sendiri, dan sebagainya.

Untuk anak kambing betina yang baru berumur kurang dari 6 bulan, biasanya dibandrol dengan kisaran harga 1,5 juta – 2 juta rupiah per ekor. Sementara itu, kambing pejantan yang siap kawin dengan tinggi 90 cm harganya sekitar 4 juta – 6 juta rupiah.

Tips Sukses Cara Ternak Kambing Etawa

Untuk sukses dalam merintis bisnis peternakan ini ada baiknya anda mengikuti kiat-kiat sukses berikut ini:

  1. Buat perhitungan yang cermat terkait dengan total pengeluaran yang diperlukan dengan jumlah modal yang dimiliki dan juga kemungkinan keuntungan yang didapat dari ternak kambing etawa. Mengkalkulasikan segala modal awal, jumlah pengeluaran, dan kemungkinan keuntungan merupakan hal yang penting dalam menjalankan suatu bisnis karena hal ini adalah cara untuk menghindari kerugian karena adanya pengeluaran yang tidak dibutuhkan.
  2. Gali informasi dan pengalaman lebih banyak, baik dari buku, internet, dan peternak lainnya agar anda lebih memahami untuk beternak kambing etawa secara optimal.

Demikian Arikel kali ini tentang cara ternak kambing etawa,semoga bermanfaat untuk Anda. Sekian dan terima kasih.