Cara Membuat Kerupuk Jengkol Tepung Yang Renyah – Kerupuk  jengkol memiliki rasa yang enak dan renyah. Cara membuat kerupuk jengkol tidaklah berbeda dengan cara membuat keripik jengkol.

Dalam artikel ini kami akan membagikan cara membuat kerupuk jengkol tepung yang renyah dan dapat anda buat dirumah. Berikut ini adalah cara membuat kerupuk jengkol yang dapat anda jadikan panduan untuk membuat dirumah,simak dan pelajarilah!

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Tepung Yang Renyah

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Tepung Yang Renyah

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Tepung Yang Renyah

Bahan Cara Membuat Kerupuk Jengkol:

  • 1 kg jengkol
  • 2 kg tepung tapioca
  • 300 ml air hangat
  • 50 gr bawang putih yang sudah dihaluskan
  • 2 liter minyak goreng
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Kerupuk Jengkol :

  1. Pertama bersihkan jengkol, lalu kupas, cuci sampai benar benar bersih, kemudian rendam dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit kemudian kalau sudah ganti air rendamannya dan rendam kembali selama 20 menit. Lakukan sampai minimal 3 kali.
  2. Kedua siapkan panci tuang air dan masukan jengkol , tambahkan garam kemudian rebus jengkol sampai kulit arinya mengelupas, angkat dan tiriskan.
  3. Bersihkan kulit ari jengkol, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan tepung tapioka, bawang putih halus, air hangat, garam dan juga tidak lupa penyedap rasa, uleni sampai semua bahan tercampur rata.
  4. Bentuk bulat memanjang seperti lontong, bungkus dengan daun pisang atau bisa juga plastik, lalu kukus Selama sekitar 40 menit atau sampaai matang lalu angkat dan dinginkan.
  5. Setelah dingin iris tipis –tipis adonan kemudian jemur sampai benar-benar kering.
  6. Setelah kering, goreng keripik dalam minyak banyak dan dengan api yang sedang, goreng sampai matang lalu angkat dan tiriskan.

Asal Usul Jengkol

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Tepung Yang Renyah

Jengkol atau Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum, adalah jenis tanaman khas wilayah tropis Asia Tenggara. Pohon ini dapat anda temukan di Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Thailand. Di negara-negara itu juga biji jengkol diolah menjadi rupa-rupa menu makanan.

Di Indonesia, beberapa daerah mempunyai istilah sendiri-sendiri untuk menyebut tanaman ini.

Misalnya jengkol atau erring dipakai oleh orang Jawa, lubi istilah orang Sulawesi, jariang untuk wilayah Minangkabau, jaring bagi daerah Lampung dan joring atau jering untuk masyarakat daerah Batak.

Untuk orang Indonesia, biji pohon jengkol ini juga dapat diolah menjadi berbagai menu makanan. Misalnya dijadikan sebagai  keripik dengan cara membuat keripik jengkol yang benar, semur atau jenis makanan yang  lain.

Menurut Sejarah Keraton

Dalam buku “Sejarah Keraton Yogyakarta” cetakan tahun 2009, penulis Ki Sabdacarakatama mengutip yakni buku babad “Giyanti” tulisan Yosodipuro.

Dia menyebut,bahwa pohon erring atau jengkol pernah digunakan sebagai patok cikal bakal calon kota Yogyakarta oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I,usai perjanjian Giyanti.

Namun dengan demikian, makanan dari biji jengkol atau erring itu kurang popular untuk masyarakat Jawa. Jengkol lebih popular di kalangan masyarakat Betawi, Pasundan dan juga Sumatra. Bagi orang Sumatera jengkol cenderung dianggap untuk sebagai makanan murahan.

Penyebabnya, biji jengkol dapat menimbulkan bau tak sedap pada napas dan juga sisa hasil pencernaan. Pemakan jengkol sering menjadi korban ejekan dari orang disekelilingnya. Tapi menariknya, tetap banyak orang-orang yang memakan jengkol.

Di Sumatera, pohon jengkol tumbuh di lereng-lereng pegunungan dari Bukit Barisan, pekarangan dan ladang-ladang penduduk sekitar. Orang Sumatera belum terbiasa membudidayakan tanaman jengkol ini.

Mereka umumnya memperoleh biji-biji jengkol mentah dari tanaman liar di sekitar hutan atau juga yang tumbuh secara tidak sengaja di ladang-ladang.

Begitu juga di Daerah Jakarta. Konon orang-orang Betawi banyak yang menanam pohon ini di pekarangan-pekarangan daerah rumahnya.

Misalnya di wilayah Pondok Gede dan juga Lubang Buaya. Sekarang daerah itu terkenal karena semur jengkolnya yang khas, yang disebut-sebut sebagai makanan khas orang Betawi.

Selama ini memang tidak ada catatan resmi sejak kapan Jengkol itu dikenal di tengah penduduk Indonesia ini. Jengkol agaknya sudah ada sepanjang umur peradaban manusia di Nusantara Indonesia.

Menurut Sejarawan Dan Para Ahli

Seperti yang dikatakan oleh Sejarawan Jakarta JJ Rizal, jengkol ini bukan hanya dikenal di daerah Jakarta, tapi juga di daerah lain di Wilayah Indonesia.

“Tidak ada catatan resmi tentang tanaman ini. Tapi jengkol sepertinya identik dengan makanan khas rakyat miskin, rakyat pinggiran. Makanan ini kan baunya juga tidak sedap, dianggap sebagai makanan sampah.

Dulu mungkin orang kota tidak  peduli dengan jengkol, tapi sekarang sepertinya banyak yang suka,” terangnya.

Menurut ahli botani asal Negara Inggris, Isaac Henry Burkill (1935) lewat buku catatan yang berjudul dictionnary of the economic products of the Malay peninsula.

Jengkol selain dipakai untuk lauk pauk, dipakai sebagai obat diare dalam dunia medis, bahan keramas rambut, dan jugga bahan penambah karbohidrat.

Pohon jengkol berbuah secara musiman, antara bulan November sampai Januari. Tanaman ini banyak ditemukan di Wilayah Indonesia dan Malaysia.

Tinggi pohon ini mencapai 26 meter, dapat hidup di dataran tinggi maupun rendah. Meski dapat dimakan, jengkol juga mengandung racun yang berasal dari asam jengkolat (L-Djengkolid acid).

Kasus keracunan jengkol di Indonesia pernah terjadi dan dilaporkan oleh dokter peneliti Belanda, Van Veen dan Hyman.

Hyman menulis buku yang menjadi rujukan medis terbit pada tahun 1933 berjudul “on the toxic component of the djenkol bean”. Dia menyebut bahwa pada zaman penjajahan Belanda dulu kasus keracunan jengkol banyak dialami oleh orang-orang Jawa.

Namun dengan demikian, dalam buku itu dia tidak mengungkap detail jumlah kasus. Dia lebih fokus pada penemuan asam jengkolat yang terkandung di dalam jengkol dari penelitianya di Pulau Jawa.

Itulah cara membuat kerupuk jengkol tepung yang dapat anda buat dirumah. Semoga bermanfaat selamat mencoba sukses selalu.

Sekian dan terimakasih.