Minuman ini memang sedang sangat disukai banyak kalangan. Gerai-gerai yang menjual thai tea selalu terlihat ramai. anda bisa juga lho mencoba membuat sendiri teh Thailand ini di rumah. Kali ini saya akan berbagi Cara Membuat Thai Tea Milo Enak dan Segar.
Cara Membuat Thai Tea Milo
Usaha-usaha/brand penyedia minuman teh Thailand berbentuk waralaba/franchise seperti Dum Dum Thai Tea, Nyot Nyot Thai Tea, Kako, dan Rachacha Thai Tea sedang berkembang di Indonesia.Sambil minum thai tea anda juga bisa menyimak artikel resep bandeng presto duri lunak mantap
Dengan menguasai cara membuat teh Thailand ini, Anda pun bisa menjalankan bisnis minuman Thai Tea ini. Nah Bagaimana caranya? Kali ini Saya akan bagikan cara membuat Thai Tea Milo Enak dan Segar. Simak resep di bawah ini:
Thai Tea Milo
Bahan-bahan:
- 1 sachet Milo (aku pakai yg 3 in 1)
- 1 kantongteh celup
- 1/2 sachetSKM
- Air biasa, air dingin
- Secukupnyaes batu
Cara Membuat Thai Tea Milo:
- Panaskan air biasa, sambil memanaskan celup kan kantong teh ke dlm air tadi.
- Setelah panas, tuang air ke dlm gelas. Masukkan Milo bubuk dan SKM
- Tambahkan air dingin, aduk, dan beri es. Siap diminum
Keunggulan dan Peluang Bisnis Thai Tea
Melihat antrean panjang tentu membuat Anda penasaran dan ingin mengetahui apa sih yang membuat orang-orang tertarik dengan minuman Thai Tea?
1.Bukan Teh Manis Biasa
Thai Tea berbeda dengan es teh manis biasa yang sudah ada di Indonesia . Dari segi bahan bakunya, Thai Tea memakai daun teh asli Thailand (The Thai) dengan aroma khas rempah-rempah yang berasal dari air bunga jeruk, adas manis, dan asem.
Proses pemilihan daun teh tersebut tidak bisa sembarangan karena seduhan tehnya harus menghasilkan aroma yang tajam dan rasa yang kuat. Dari segi pembuatannya, bahan baku utama tersebut tidak hanya diseduh dengan air biasa, tetapi dicampur juga dengan susu evaporasi dan kental manis.
Oleh sebab itu, setiap meminum Thai Tea melahirkan cita rasa yang unik dan membuat konsumen ketagihan. Rasa yang manis sesuai dengan selera masyarakat Indonesia sehingga tidak heran Thai Tea laris di pasaran.
2.Proses Pembuatan yang Mudah dan Murah
Sebenarnya, proses pembuatan Thai Tea itu gampang dan bisa dibuat oleh siapa saja. Bahan bakunya tidak rumit dan mudah ditemukan. Anda bisa dengan mudah menemukannya di mall terdekat atau membelinya secara online. Bahan bakunya cukup teh Thai, air, susu evaporasi, kental manis, dan es serut.
Alat-alat yang harus Anda siapkan pun tidak banyak, Anda bisa melihat rinciannya nanti. Setelah semua bahan bahan dan alat terserdia, Anda bisa mulai memasak air yang dicampur teh Thai selama 5-10 menit, lalu disaring serta campurkan kental manis ke dalamnya. Untuk efek dinginnya, tambahkan es serut di atasnya
3.Banyak Merek Thai Tea yang Membuka Akses Franchise
Jika anda belum memiliki modal sendiri untuk memulai merek Thai Tea sendiri, Anda bisa bekerja sama dengan salah satu merek yang sudah punya nama di pasaran. Anda tidak perlu susah payah untuk mempromosikan atau membangun reputasi merek dagang Anda.
Toh, rasa Thai Tea di mana-mana hampir sama sebab proses pembuatannya memang tergolong sederhana dan mudah dicontoh. Jadi, dalam hal laba, fokuskan pada perjanjian Anda dengan pihak franchisor. Pastikan lagi bagaimana aturan dari franchisor mengenai kebebasan inovasi,
Skema pembagian keuntungan dan penyaluran bahan baku produksi, dan hal-hal teknis lainnya yang bisa menimbulkan konflik .
4.Taksiran Keuntungan dari Bisnis Thai Tea
Dengan prediksi bahwa satu cup Thai Tea 500ml seharga Rp15.000, membutuhkan teh Thai 5 gram dan target penjualan Anda pada bulan pertama adalah 30 cups per harinya
Demikian artikel Cara Membuat Thai Tea Milo.Semoga artikel saya dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda,selamat mencoba.
Saya adalah penulis yang berkontribusi di nyaribisnis.com, dengan peran yang selalu memperhatikan perkembangan teknologi, terutama di bidang teknologi informasi. Saya adalah seorang individu yang selalu haus akan pengetahuan dan dengan penuh semangat berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terkini dengan pembaca, membantu mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih terinformasi dan produktif.

