Kali ini saya akan membahas mengenai cara membuat lupis lontong yang mudan namun rasanya tak kalah lezat dengan yang ada di rsetoran.

Nah siapa sih yang nggak tahu lupis lontong olahan yang khas banget dan caranya yang mudah untuk di praktikkan. Nah bagi anda yang penasaran dan berniatan untuk mencobanya silahkan simak nih cara membuat lupis lontong ala restoran.

Cara Membuat Lupis Lontong

Bahan yang Diperlukan :

  • 300 gram beras ketan
  • 1/2 sdm air kapur sirih
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lbr daun pandan
  • 1/2 butir kelapa parut setengah tua
  • secukupnya daun pisang

Bahan untuk Kuah :

  • 350 gram gula merah
  • 250 ml air
  • 1/4 sdt garam
  • 1 lbr daun pandan

Langkah untuk Membuat Lupis Lontong :

  1. Cuci bersih beras ketan dan tiriskan. Kemudian masukkan air kapur sirih dan garam, aduk rata.
  2. Ambil daun pisang dan bentuk seperti lontong, masukkan beras ketan hingga agak penuh. Semat kedua ujungnya dengan lidi. Ikat salah satu ujung dgn tali rapia dan lilitkan tali hingga keujung yang satunya dan ikat kembali agar tidak lepas.
  3. Didihkan air dipanci dan masukkan daun pandan dan beras ketan yang sudah dibungkus daun pisang. Masak kurleb 4 jam dgn api sedang, bila air rebusan berkurang tambahkan air lagi. Angkat dan tiriskan.
  4. Kukus kelapa parut dgn sedikit saja garam kurleb 15 menit. Masak gula merah, air, garam dan daun pandan hingga mendidih dan gula mencair.
  5. Potong-potong ketan, taburi kelapa parut dan siram dgn air gula secukupnya. Lupis ketan pun siap dihidangkan.

Selain itu mengenai cara membuat lupis lontong saya juga akan sedikit mengulas mengenai apa sih manfaat yang kita dapat ketika kita mengkonsumsi beras ketan?. Saya yakin sebagian besar dari anda banyak yang sudah tau apa itu lupis lontong dan manfaat dari beras ketan tersebut

Nah bagi anda yang penasaran anda bisa baca pemaparan berikut ini, semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi anda.

Manfaat Mengkonsumsi Beras Ketan

1. Sebagai Sumber Energi

Dalam secangkir beras ketan yang dimasak mengandung 169 kalori atau sekitar 8% dari rekomendasi asupan kalori harian berdasarkan diet 2.000 kalori.

Sebagian besar dari kalori tersebut, 83% itu berasal dari kandungan karbohidrat beras ketan, dimana dalam setiap porsinya menyediakan sekitar 36.7 gr karbohidrat.

Tubuh memerlukan karbohidrat kompleks, termasuk yang ditemukan dalam beras ketan yang nantinya akan diubah menjadi glukosa, yang kemudian digunakan untuk bahan bakar  otak, hati dan fungsi otot.

Selain itu, dalam secangkir beras ketan memiliki sekitar 4%  tiamin, niacin yang juga sangat bermanfaat sebagai sumber energi yaitu dengan membantu metabolisme makanan menjadi bahan bakar.

2. Dapat Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

Kandungan serat yang terkandung di dalam secangkir beras ketan yang dimasak adalah +/- 1,7 gr. Serat yang ada di dalam ketan juga menawarkan manfaat kesehatan, yaitu memberikan kontribusi untuk diet tinggi serat, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Membantu Menangkal Radikal Bebas

Selenium yaitu mineral penting yang diperlukan oleh tubuh yang banyak terkandung di dalam beras ketan. Senyawa ini bertindak sebagai anti-oksidan dalam tubuh untuk melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

4. Mengatur Aktivitas Tormon Tiroid

Kandungan Selenium dalam beras ketan juga bermanfaat untuk kelenjar tiroid dengan cara mengatur aktivitas hormon tiroid dan membantu pembuluh darah berfungsi dengan baik.

Setiap secangkir beras ketan yang telah dimasak mengandung 9,7 mg selenium, atau sekitar 18% dari rekomendasi asupa harian.

5. Menjaga Sistem Metabolisme Tubuh agar Tetap Sehat

Beras ketan juga menawarkan kandungan mangan yang bermanfaat bagi kesehatan karena zat tersebut berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat. Metabolisme yang sehat akan membantu memproses karbohidrat, protein dan kolesterol dalam tubuh.

Vitamin B-6 mencegah anemia dengan membuat sel-sel darah merah, dan menghasilkan neurotransmitter serotonin, yang mengatur nafsu makan dan suasana hati.

Dalam dosis besar, vitamin B-6 dapat meredakan gejala pramenstruasi sindrom dan morning sickness, namun konsultasikan dengan dokter

Sebelum anda mengambil lebih dari 100 miligram setiap hari karena terlalu banyak vitamin B-6 dari suplemen dapat menyebabkan masalah neurologis.

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat beras ketan yang cukup berperan salah satunya yaitu dalam menjaga kesehatan tulang.

Menurut Institute of Medicine, kandungan mangan dalam beras ketan juga dapat membantu membuat proteoglikan, yaitu sejenis protein yang diperlukan untuk menjaga tulang rawan serta jaringan tulang lainnya agar tetap sehat.

Setiap seporsi ketan itu dapat menyajikan asupan mangan sekitar kurang lebih 0,5 miligram atau sekitar 22% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk pria dan 28% untuk perempuan.

7. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh agar Tetap Sehat

Beras ketan merupakan sumber prebiotik yang baik bagi tubuh yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik yang biasanya hidup di usus dan yang diperlukan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Selain itu kandungan zinc dalam beras ketan juga sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat sepanjang tahun.

Seorang wanita membutuhkan sekitar 8 mg kandungan zinc atau seng setiap harinya, kecuali bagi mereka yang sedang hamil, mereka membutuhkan sekitar 11 mg zinc, karena hal itu sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin secara normal.

Dalam satu cangkir nasi ketan memiliki kurang lebih 0,7 mg atau 9% dari rekomendasi harian.

8. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Kandungan serat yang ada dalam beras ketan sangat baik untuk membantu menyehatkan sistem pencernakan dalam tubuh.

Dalam secangkir sajian beras ketan yang telah dimasak itu mampu menghasilkan kuran lebih sekitar 1,7 gr serat atau sekitar 7% dari asupan harian yang direkomendasikan bagi seorang wanita yaitu 25 gr.

9. Membantu Mencegah Anemia

Kandungan vitamin B-6 dalam beras ketan mampu mencegah anemia dengan cara membantu memproduksi sel-sel darah merah. Dalam secangkir sajian beras ketan pun menyajikan sekitar kurang lebih 4% vitamin B6 dari rekomendasi asupan harian.

10. Membantu Mengontrol Nafsu Makan

Kandungan vitamin B6 yang terkandung di dalam beras ketan mampu menghasilkan neurotransmitter serotonin yang dapat membantu mengatur nafsu makan anda dan juga suasana hati.

Dalam dosis besar, vitamin B-6 dapat meredakan gejala pramenstruasi sindrom dan morning sickness.

11. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan asam amino dan anti-oksidan yang ada di dalam beras ketan dapat ikut membantu merawat kesehatan kulit, yang nantinya dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit anda.

Nah itu tadi sedikit pemaparan mengenai cara membuat lupis lontong yang bisa anda coba di rumah, selain itu saya juga sedikit mengulas mengenai manfaat yang kita dapat saat mengkonsumsi beras ketan. Semoga sedikit ilmu ini bermanfaat bagi anda.

Buat anda yang suka dan berkeinginan untuk mencoba membuat olahan. Saya ada sedikit reverensi mengenai olahan yang mungkin bisa anda coba di rumah Resep Bubur Mutiara Singkong itu bisa menjadi sedikit olahan yang lezat.