Cara membuat Cenil ? Apa kalian pernah membuatnya? Atau pernah memakan jajanan tradisional yang kenyal ini? Nah, kali ini saya akan membahas cara membuat makanan tradisional cenil Jajanan pasar khas Jawa ini pasti selalu dinanti kelezatannya.
Meskipun tergolong cemilan jadul, jajan pasar ini masih belum terlalu susah dicari. Sesekali cobain deh makanan ini.
Di satu sisi munculnya penganan-penganan baru membuat kita jadi punya banyak pilihan. Tapi, di sisi yang lain, hadirnya sajian baru kadang membuat yang lama jadi terlupakan bahkan mungkin sudah ditinggalkan. Hal yang semacam ini terjadi di mana-mana dan menimpa makanan tradisional.
Jajanan pasar memang beragam, namun yang sangat familiar dikalangan masyarakat salah satunya ialah cenil.Harga kue ini sangat terjangkau namun memiliki rasa yang enak, sehingga bagi orang jawa yang merantau ke daerah di luar jawa akan merasakan kangen terhadap makanan khas ini.
Cara Membuat Makanan Tradisional Cenil

Cenil dapat disebut cetil adalah makanan pokok bahan dari Tepung Ketela yang dimasak hingga kenyal. Yang unik dari kue cenil ini, selain namanya yang terlihat lucu, juga rasanya yang kenyal, manis dan kadang lengket – lengket basah.
Cenil paling enak di santap pada pagi hari dengan di temani secangkir teh maupun kopi.
Makanan khas Surabaya ini bisa anda dapatkan dibeberapa pasar tradisonal, Harga cenil berkisar cukup murah, yaitu sekitar Rp 2.000,00 – 3.000,00 per bungkus.
Bentuk cenil bervariasi, ada yang lonjong, bulat, dan persegi, tergantung selera masing-masing pembuat. Warnanya pun beragam dan biasanya satu porsi dibuat lebih dari satu warna, sehingga ketika dihidangkan kue cenil terlihat warna-warni dan menarik.
Dalam proses penyajian makanan ini, biasanya dicampur dengan daging kelapa yang diparut halus, beberapa pisang yang dipotong kecil-kecil, dan lontong ketan yang manis. Cenil biasanya disajikan dengan sawut yaitu potongan ketela halus.
Sedangkan cara memakanya adalah dengan cara diberi parutan kelapa dengan ditaburi gula pasir, kemudian biasanya untuk menambah nikmatnya menyantap cenil, anda bisa menggunakan tusuk yang dipakai untuk membungkus cenil tersebut.
Sejarah Kue Cenil
Ternyata terdapat sejarah dan filosofi dari makanan cenil ini. Di Jawa Timur dikenal juga dengan nama cetot. Cenil yang kenyal-kenyal itu menandankan ikatan persaudaraan masarakat di Jawa tak mudah dipisahkan saking eratnya.
makanan ini biasanya disajikan dengan menggunakan pincuk yang merupakan akronim dari kata “pinten-pinten cukup” yang dalam masyarakat jawa menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan.
Zaman dahulu cenil merupakan makanan alternatif bagi masyarakat Jawa Timur, karena saat itu terjadi kelangkaan bahan makanan beras sehingga masyarakat Jawa Timur berfikir untuk mengolah sagu menjadi sebuah makanan.
Saat itu masyarakat behasil membuat sebuah makanan yang di sebut dengan cenil yang artinya menurut masyakat adalah “centil” karena makanan itu berwarna-warni senghingga menggoda para peminat makanan ini.
Makna lain yang terkandung dari kata cethil dalam bahasa jawa juga memiliki arti pelit, namun maksud yang terkandung dalam kue ini bukanlah merujuk kepada orang-orang yang pelit. Ada juga yang menafsirkan bahwa penamaan cethil pada makan ini karena bentuknya yang kecil-kecil.
Langkah – Langkah Cara Buat Cenil
Alat yang Digunakan :
- Kompor
- Baskom
- Centong/adun
- Pisau
- Serok
- Meja
- Kursi
- Piring
- Garpu
- Gelas
- Sendok
Bahan-Bahan yang Digunakan :
- 400 gram tepung kanji
- pewarna makanan
- 1 sdt garam
- 215 ml air
- 8 – 10 lembar daun pandan, potong-potong
- 6 sdm gula pasir
- ½ butir kelapa setengah tua, kupas, parut memanjang
- 2000 ml air untuk merebus
Tips Membuat Cenil yang Enak :
- Pertama, masak air dan garam sampai mendidih.
- Setelah itu masukkan larutan tepung kanji sambil terus diaduk agar adonan mengental. Angkat.
- Aduk lagi adonan sampai mengental rata dan adonan menjadi dingin.
- Lalu campurkan sisa tepung kanji sedikit demi sedikit.
- Uleni adonan sampai rata.
- Kemudian adonan dibagi menajadi 3 bagian.
- Setiap bagian diberi warna yang berbeda agar menarik.
- Ambil 1 sdm adonan dari setiap warna. Kemudian rekatkan setiap adonan menjadi satu.
- Gulung dan bentuk bulat/lonjong. Bisa juga dibentuk memanjang lalu dipotong-potong.
- Lalu rebus air dan daun pandan dengan api kecil. Jangan lupa untuk menutup pancinya, sampai aroma pandan meresap.
- Lalu daun pandan dibuang. Kemudian masukkan adonan yang sudah dipotong-potong tadi.
- Lalu dimasak sampai adonan mengapung. Angkat dan tiriskan sebentar.
- Kemudian gulingkan kue cenil ke dalam parutan kelapa.
- Taburkan gula pasir di atasnya. Cara buat cenil selesai.
Tips Tambahan :
- Saat menggulung atau membentuk adonan cenil, taburi tangan dengan tepung tapioka terlebih dulu supaya adonan tidak lengket di tangan.
- Siapkan banyak panci untuk adonan dan merebus.
Demikian mengenai cara pembuat kue cenil dan pengolahanya yang memang tergolong sangat terbilang mudah dan gampang. Warna-warna yang digunakan biasanya adalah merah, hijau, atau putih/polos.
Ingin mencoba resep makanan tradisional lainnya dirumah? Klik dan baca disini : Membuat masakan tradisional.
Sebagai penulis di nyaribisnis.com saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Saya juga senang belajar hal-hal baru dan dengan gembira berbagi wawasan seputar bisnis serta tips terbaru dengan para pembaca kami.

